Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

JPO Paledang Kota Bogor Dibongkar Tahun Ini, Akses Penyeberangan Diganti Pelican Crosing

Muhamad Rifki Fauzan • Selasa, 2 Juni 2026 | 14:19 WIB
Kondisi terkini JPO Peledang Kota Bogor. (Foto : Dzikry/Radar Bogor)
Kondisi terkini JPO Peledang Kota Bogor. (Foto : Dzikry/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - JPO Paledang Kota Bogor akan dibongkar pada tahun ini. Bangunan itu sudah lama ditutup imbas kontruksinya yang berbahaya untuk digunakan.

Ketidaklayakan konstruksi JPO Paledang merupakan hasil dari penelitian Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI dengan Nomor: BM 0503-DO/689.

Tingginya JPO Paledang mencapai di atas 30 derajat. Sehingga bangunan tersebut tidak ramah, khususnya bagi masyarakat lanjut usia dan penyandang disabilitas

Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, pembongkaran JPO Paledang semula sudah masuk lelang. Namun ada beberapa kendala.

“Tahun ini (Pembongkaran) sudah masuk lelang, tapi nilainya belum cukup. Jadi kita akan cari lagi pakai penunjukan langsung,” terang Dedie.

Dedie menjelaskan akses penyebrangan di Paledang akan diganti menggunakan pelican crosing. Skema ini seperti yang sudah diterapkan di negara-negara maju.

Baca Juga: Gratis hingga 5 Juni 2026, Sunatan Massal HJB Sasar 544 Anak di 25 Puskesmas Kota Bogor

“Sementara pelican crosing. Seperti di negara-negara maju. Mereka memprioritaskan kepada penyebrang jalan,” jelas Dedie pada awak media.

Di negara-negara maju, hubungan saling mengerti antara pejalan kaki dan pengendara sudah terbangun satu sama lain.

“Orang baru nginjekin kakinya di aspal, mobil udah ngerem. Tapi kalau di kita, lihat di Balaikota, pengendara wah kaya kepingin nabrak aja,” terang Dedie.

Prilaku tersebut tidak boleh terus dibiarkan. Pemerintah dipandang Dedie perlu mengubah masyarakatnya agar bisa saling menghargai satu sama lain.

“Kalau ada yang mau masuk duluan, silahkan. Sharing. Apalagi uda ada lampunya. Hormatinlah itu bukti bahwa kita manusia yang beradab,” ujar Dedie.

Pembongkaran JPO Paledang sendiri rupanya membutuhkan duit yang tidak sedikit. Anggarannya ditaksir mencapai ratusan juta.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto mengatakan angka tersebut sudah dihitung oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Kami sampaikan ke PUPR. Kemudian mereka menghitung nilai kontruksinya. Hasilnya pembongkaran JPO disediakan anggaran Rp342 juta,” singkat Sujatmiko. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #dibongkar #JPO Paledang #bangunan