RADAR BOGOR - Kabar duka menyelimuti keluarga besar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Kota Bogor.
Ketua ICMI Orda Kota Bogor, Dr. H. Arief Rachman Badrudin, M.M., wafat pada Rabu 3 Juni 2026 pukul 04.34 WIB.
Almarhum mengembuskan napas terakhir dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta berbagai kalangan yang mengenalnya sebagai sosok pemimpin yang rendah hati dan memiliki komitmen besar terhadap pengembangan organisasi serta pembinaan generasi muda.
Jenazah almarhum dishalatkan di RSUD Kota Bogor sebelum dimakamkan di pemakaman keluarga Pondok Pesantren Suci, Kabupaten Garut.
Pihak keluarga memohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan almarhum semasa hidupnya.
Keluarga juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.
Sosok Pemimpin yang Menginspirasi Banyak Orang
Kepergian almarhum tidak hanya meninggalkan kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan seperjuangan di ICMI Kota Bogor.
Dewan Pengarah ICMI Kota Bogor, Harlan Bengardi mengaku, sangat kehilangan atas wafatnya sosok yang selama ini dikenal memiliki karakter tawadhu, bijaksana, dan selalu mengedepankan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan.
Menurut Harlan, hubungan keduanya telah terjalin lebih dari satu dekade.
Ia mengenal almarhum sejak sekitar 10 tahun lalu dan almarhum menjadi guru mengajinya.
"Saya mengenal beliau sejak sekitar 10 tahun yang lalu ketika beliau menjadi guru ngaji saya. Kedekatan itu terus terjalin hingga beberapa tahun terakhir saat beliau aktif membangun kembali ICMI Kota Bogor," ujar Harlan.
Ia juga mengenang, momen ketika sekitar 3 tahun lalu almarhum mengajaknya bergabung sebagai Penasehat ICMI Orda Kota Bogor.
Saat itu, kata Harlan, almarhum memiliki visi besar untuk menghidupkan kembali organisasi agar lebih aktif dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Baca Juga: 5 Kopi Legendaris Asli Bogor yang Masih Eksis Sampai Sekarang, Ada yang Bertahan Sejak 1925
"Ketika beliau datang dan mengajak saya menjadi Penasehat ICMI Orda Kota Bogor dengan semangat membangkitkan kembali organisasi, saya langsung menyambut baik ajakan tersebut karena melihat kesungguhan dan niat baik beliau," katanya.
Kiprah Besar di Balik Kesuksesan BIIFEST
Di bawah kepemimpinan Arief Rachman Badrudin, sejumlah program strategis berhasil dijalankan oleh ICMI Kota Bogor.
Salah satu yang paling menonjol adalah penyelenggaraan Bogor ICMI Islamic Festival (BIIFEST) yang berkembang menjadi agenda tahunan dan mendapat perhatian luas dari masyarakat.
Harlan menilai, keberhasilan BIIFEST tidak terlepas dari kemampuan almarhum dalam membaca kebutuhan zaman, khususnya dalam menjangkau generasi muda melalui pendekatan yang lebih kreatif dan relevan.
"BIIFEST menjadi salah satu warisan penting beliau. Festival tersebut berhasil tumbuh menjadi agenda tahunan yang mampu menarik minat anak-anak muda untuk lebih dekat dengan nilai-nilai Islam, pendidikan, dan pengembangan diri," ungkapnya.
Menurutnya, kesuksesan BIIFEST menjadi bukti nyata kepemimpinan almarhum yang visioner sekaligus mampu membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.
Warisan Keteladanan yang Akan Terus Dikenang
Bagi banyak orang yang pernah berinteraksi dengannya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang sederhana meski memiliki pengalaman dan capaian yang besar.
Sikap tawadhu, kemampuan mendengar pendapat orang lain, serta kebijaksanaannya dalam mengambil keputusan menjadi karakter yang paling melekat dalam ingatan rekan-rekannya.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam, namun nilai-nilai keteladanan yang diwariskannya diyakini akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus, khususnya di lingkungan ICMI Kota Bogor.
"Almarhum adalah sosok pendengar yang baik, rendah hati, dan bijak dalam setiap langkah. Insya Allah segala dedikasi dan amal kebaikannya akan terus menjadi teladan bagi kami semua," tutup Harlan Bengardi.
Seluruh keluarga besar ICMI Kota Bogor dan masyarakat yang mengenal almarhum berharap agar Arief Rachman Badrudin mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim