RADAR BOGOR - Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Bogor dimulai. Tahapan ini akan terus berlangsung hingga 23 Juni 2026.
Berbagai macam persiapan kian dimatangkan. Para orang tua pun kian sibuk memperbaiki data kependudukan demi proses pendaftaran lancar.
Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor, Mugi Lastono mengatakan sudah dari dua pekan lalu, kantornya kian dipadati orang tua siswa.
“Sudah dari kemarin-kemarin juga sudah banyak yang bulak balik. Sudah ada dua minggu lagi mereka datang kesini. Biasa kalau momen SPMB mah,” jelas Mugi.
Kedatangan orang tua siswa bertujuan untuk pemutakhiran data kependudukan. Sebab tidak sedikit diantara mereka yang gagal saat proses pendaftaran.
Adapun data yang biasa diperbaiki yaitu terkait nomenklatur tempat lahir. Banyak di antara mereka yang tidak selaras antara penulisan di KK dan di Akte Kelahiran.
“Misalnya penulisan tempat lahir di akte Kota Bogor, sementara di KK-nya Bogor aja, gak ada keterangan kotanya,” kata Mugi kepada Radar Bogor.
Masalah yang Sering Terjadi pada SPMB
Masalah yang kerap dijumpai juga adalah barcode KK tidak terdeteksi pasa sistem SPMB, hal ini kerap membuat orang tua siswa panik.
Mugi menjelaskan masalah tersebut biasanya, disebabkan imbas KK yang digunkanan cetakan lama, sedangkan pendaftar sudah punya yang baru.
“Persyaratan di SPMB kan KK-nya harus satu tahun, tapi misal pendaftar baru buat dua minggu kebelakang, akhirnya dia pakai yang lama, kan pasti gak terdeteksi,” ucapnya.
Jika ditemukan kasus seperti itu, orang tua disarankan meng-upload dua KK sekaligus. Tujuannya supaya ada pendamping di antara dua dokumen tersebut.
“Kita biasanya arahkan dan beri penjelasan bahwa KK yang terbaru itu yang ini. Jadi di aplikasinya pendaftar harus upload dua KK jadi ada pendampingnya,” terang Mugi.
Pada momen-momen SPMB seperti saat ini Disdukcapil Kota Bogor turut membuka help desk khusus SPMB dengan tujuan agar bisa memberikan pelayanan lebih maksimal.
“Iya untuk membantu warga kita menyediakan satu loket khusus untuk layanan seperti itu tanpa harus nomor antrean, kami buka dari pagi sampai pukul 16.00 WIB,” pungkasnya.(bay)
Editor : Eka Rahmawati