RADAR BOGOR - Organisasi kepemudaan dan pemberdayaan perempuan JCI Femme mendapat penghargaan dari Pemkot Bogor dalam rangka Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 pada 3 Juni 2026.
Apresiasi tersebut diberikan atas kontribusi nyata JCI Femme dalam mendukung program percepatan penurunan stunting di wilayah Kota Bogor melalui berbagai kegiatan sosial dan edukasi kesehatan.
Penghargaan tersebut diserahkan kepada Istia Sofyania selaku Charter President JCI Femme yang juga menjabat sebagai Project Director program Zero Stunting dari gerakan Hope by JCI Femme.
Melalui inisiatif Zero Stunting, JCI Femme menjalankan sejumlah program kolaboratif bersama pemerintah daerah, tenaga kesehatan, sektor swasta, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Program ini berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat terkait pentingnya pencegahan stunting sejak dini.
Kegiatan yang dijalankan meliputi edukasi gizi keluarga, pendampingan bagi keluarga yang masuk kategori berisiko stunting, distribusi bantuan nutrisi, serta kampanye kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan di masyarakat.
Istia Sofyania menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan moral sekaligus tanggung jawab untuk terus memperluas dampak program yang dijalankan.
“Penghargaan ini menjadi kehormatan sekaligus amanah bagi kami untuk terus memperkuat kontribusi dalam menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat," katanya.
Pencegahan stunting tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dari semua pihak.
"Melalui Hope by JCI Femme, kami akan terus menghadirkan program yang berdampak dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Bogor, Jenal Mutaqin, memberikan apresiasi atas keterlibatan aktif JCI Femme dalam mendukung program pemerintah.
Menurutnya, penanganan stunting membutuhkan kerja sama lintas sektor, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata.
“Kami mengapresiasi peran JCI Femme yang telah menjadi mitra strategis dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kota Bogor. Program-program yang dijalankan memberikan dampak langsung kepada masyarakat dan menjadi contoh kolaborasi yang efektif antara pemerintah dan komunitas,” kata Jenal Mutaqin.
Baca Juga: Kejagung Tetapkan 3 Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Ungkap Skema Markup dan Kerugian Negara
Sejak pertama kali digulirkan, gerakan Hope by JCI Femme menempatkan isu kesehatan ibu dan anak sebagai fokus utama kegiatan sosialnya.
Program Zero Stunting yang dijalankan tidak hanya menargetkan bantuan jangka pendek, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat agar dampaknya berkelanjutan.
Penghargaan yang diterima pada momentum HJB ke-544 ini diharapkan dapat memperkuat komitmen JCI Femme dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam upaya mewujudkan generasi bebas stunting menuju Indonesia Emas 2045. (***)
Editor : Yosep Awaludin