RADAR BOGOR – Kenaikan harga suku cadang, seperti oli, mulai dirasakan pelaku usaha bengkel di Kota Bogor. Salah satunya terjadi di Bengkel Dani Motor yang berlokasi di Jalan Pajajaran arah Tajur, yang kini terpaksa menaikkan harga.
Pegawai Bengkel Dani Motor Jalan Pajajaran Kota Bogor, Meldi (45), mengatakan kenaikan paling terasa terjadi pada komponen oli. Menurutnya, harga modal dari distributor mengalami peningkatan sehingga berdampak langsung pada harga jual di tingkat bengkel.
“Biasanya harga modal oli itu sekitar Rp50 ribu, sekarang naik dari distributor. Otomatis kami juga harus menyesuaikan harga jual ke konsumen,” ujarnya saat ditemui di Jalan Pajajaran Kota Bogor, Jumat, 5 Juni 2026.
Baca Juga: PMII Kembali Demo, Tagih 7 Tuntutan ke Pemkot Bogor
Ia menjelaskan, sebelum kenaikan, harga jual oli berada di kisaran Rp60 ribu. Namun saat ini, harga tersebut telah naik menjadi Rp75 ribu untuk kemasan 0,8 liter dan mencapai Rp85 ribu untuk ukuran 1 liter, tergantung jenis produk.
Selain oli, penyesuaian harga juga terjadi pada beberapa komponen lain seperti ban dalam serta minyak rem untuk kendaraan roda empat. Kenaikan ini berlaku baik untuk servis motor maupun mobil.
Menurut Meldi, penyesuaian harga tidak bisa dihindari karena jika harga tetap dipertahankan, biaya operasional bengkel tidak akan tertutupi. Terlebih, biaya logistik seperti bahan bakar juga ikut mengalami kenaikan.
Baca Juga: Bansos PIP Termin 2 Jenjang SD Cair Juni 2026, Mohon Maaf 2 Kategori Ini Tidak Akan Menerima Bantuan
“Kalau tidak dinaikkan, operasional tidak nutup. Apalagi biaya bensin dan solar juga ikut naik,” jelasnya.
Meski demikian, pihak bengkel tetap berupaya menjaga kenyamanan pelanggan dengan menerapkan tarif jasa yang fleksibel. Untuk jasa ringan pada mobil, tarif yang dipatok sekitar Rp10 ribu, namun dalam praktiknya tetap menyesuaikan kemampuan pelanggan.
“Kadang kami pakai sistem seikhlasnya. Kalau dikasih Rp6 ribu juga kami terima,” katanya.
Baca Juga: Bahan Baku Naik, 0 Keuntungan: Penjualan Tempe di Cibinong Bogor Tertekan, Pembeli Mulai Berkurang
Hal serupa juga berlaku untuk jasa servis ringan sepeda motor yang berkisar antara Rp3 ribu hingga Rp4 ribu. Sementara untuk layanan tertentu seperti pengisian aki (cas accu), hingga saat ini belum mengalami kenaikan tarif dan masih berada di angka Rp15 ribu per unit.
Meldi menambahkan, sebagian pelanggan memahami kondisi kenaikan harga tersebut. Namun, tidak sedikit pula yang menanyakan alasan kenaikan sebelum melakukan servis.
“Biasanya pelanggan tanya dulu, kami jelaskan saja kalau memang ada penyesuaian harga karena kondisi sekarang,” tutupnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga