RADAR BOGOR - Di tengah derasnya arus informasi digital dan maraknya penyebaran berita yang belum terverifikasi, kemampuan jurnalistik menjadi keterampilan penting bagi mahasiswa.
Menyadari hal tersebut, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bogor menggelar kegiatan Diskusi dan Pelatihan Jurnalistik dengan tema "Jurnalistik Cerdas, GMKI Cabang Bogor Bertumbuh dan Berkarya di Era Digital".
Kegiatan tersebut berlangsung di Graha Pena Radar Bogor, Jumat, 5 Juni 2025, pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB dan diikuti oleh pengurus serta kader GMKI Cabang Bogor.
Kupas Tuntas Dasar-Dasar Jurnalistik Profesional
Pelatihan dipandu Lucky Lukman Nul Hakim, Pemimpin Redaksi radarbogor.jawapos.com dan radarupdate.id, sebagai narasumber utama.
Baca Juga: Bantuan PIP Jenjang SMP Termin 2 Terpantau Cair Awal Juni 2026, Buruan Cek Nama Penerima Lewat HP
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan, jurnalistik bukan sekadar aktivitas menulis berita, melainkan sebuah proses yang menuntut tanggung jawab dan integritas.
Menurut Lucky, jurnalistik merupakan proses mencari dan menghimpun informasi dari sumber yang kredibel, melakukan verifikasi terhadap setiap fakta, mengolah data menjadi narasi yang mudah dipahami masyarakat, hingga menyampaikan informasi secara akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada publik.
Ia juga menekankan, mahasiswa memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial dan demokrasi.
"Mahasiswa adalah agen perubahan yang mampu mendorong transformasi sosial melalui narasi yang kuat. Mahasiswa juga berfungsi sebagai agen kontrol sosial yang mengawasi dan mengkritisi berbagai kebijakan demi kepentingan masyarakat. Selain itu, mahasiswa merupakan agen intelektual yang harus mampu menulis sejarahnya sendiri agar tidak ditulis oleh orang lain," ujar Lucky.
Dari Ruang Diskusi Menuju Ruang Perubahan Sosial
Dalam sesi diskusi, para peserta diajak memahami bagaimana keterampilan jurnalistik dapat menjadi sarana perjuangan yang efektif di era digital.
Melalui kemampuan menulis, memproduksi konten, dan menyebarkan informasi yang valid, mahasiswa dapat berkontribusi dalam membangun kesadaran publik sekaligus melawan penyebaran hoaks.
Dengan memanfaatkan teknologi digital secara bijak, kader GMKI diharapkan mampu menghasilkan konten yang cerdas, informatif, dan terpercaya.
Tidak hanya itu, kemampuan jurnalistik juga diharapkan dapat membentuk kader yang kritis, bertanggung jawab, serta mampu menyuarakan kebenaran di tengah masyarakat.
Ketua GMKI Bogor: Jurnalistik Adalah Strategi Komunikasi dan Perisai Intelektual
Ketua Cabang GMKI Bogor, Abel Tampubolon menegaskan, pentingnya penguasaan ilmu jurnalistik bagi aktivis mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan.
Baca Juga: Harga Oli Tembus Rp85 Ribu, Bengkel di Jalan Pajajaran Kota Bogor Mulai Naikkan Tarif
"Di tengah dinamika gerakan sosial saat ini, menguasai ilmu dan kaidah jurnalistik sangat penting. Jurnalistik bukan hanya alat perjuangan, tetapi juga strategi komunikasi yang efektif sekaligus perisai intelektual dalam menyampaikan gagasan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat," tegas Abel.
Menurutnya, kemampuan menyampaikan informasi yang akurat dan berbasis fakta menjadi kebutuhan mendasar bagi kader organisasi agar dapat berkontribusi secara positif dalam kehidupan sosial dan kebangsaan.
Bagian dari Program Kaderisasi GMKI Bogor
Kegiatan ini berlangsung dengan efektif dan dihadiri oleh delapan peserta yang terdiri dari Badan Pengurus Cabang serta kader GMKI Bogor lainnya, yaitu Arianto Waruwu (Sekretaris Cabang), Binsar Tumanggor (Bendahara Cabang), Devrado (Kepala Bidang Aksi dan Pelayanan), Logis Satria Zebua (Kepala Bidang Pendidikan Kader dan Kerohanian), Harris Manalu (Departemen Organisasi), Maher (Departemen Perguruan Tinggi), dan Weny (Departemen Kerohanian).
Pelatihan jurnalistik ini, merupakan bagian dari program kerja GMKI Cabang Bogor pada bidang Pendidikan Kader dan Kerohanian.
Melalui kegiatan tersebut, organisasi berharap dapat melahirkan kader-kader yang mampu bertumbuh, berkarya, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi.
Dengan bekal kemampuan jurnalistik yang baik, kader GMKI Bogor diharapkan mampu memanfaatkan media digital sebagai alat perjuangan, sarana komunikasi, dan perisai intelektual untuk menghadapi tantangan zaman sekaligus membawa dampak positif bagi masyarakat luas. (*)
Penulis : Arianto Waruwu (Sekretaris Cabang GMKI Cabang Bogor)
Editor : Siti Dewi Yanti