Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kekerasan Pelajar Gegerkan Bogor, SMK Bina Warga Siapkan Langkah Pembinaan

Muhamad Rifki Fauzan • Jumat, 5 Juni 2026 | 22:08 WIB
Perwakilan SMK Bina Warga Bogor saat dimintai keterangan. Foto: Fauzan/Radar Bogor
Perwakilan SMK Bina Warga Bogor saat dimintai keterangan. Foto: Fauzan/Radar Bogor

RADAR BOGOR – Kasus Kekerasan yang melibatkan pelajar dan terjadi di Jalan Ciheleut, Baranangsiang, menjadi perhatian serius SMK Bina Warga Bogor. 

Pasalnya, korban dan pelaku diketahui pelajar berasal dari SMK Bina Warga Bogor yang sama, sehingga dinilai mencoreng nama baik institusi pendidikan.

Perwakilan SMK Bina Warga Bogor  Deni Mulyadi, mengaku prihatin dan menyesalkan keterlibatan pelajar dalam peristiwa tersebut. Menurutnya, tindakan kekerasan itu merupakan perilaku yang tidak dapat dibenarkan dan sangat merugikan semua pihak.

“Kejadian ini tentu sangat memalukan bagi sekolah, terlebih karena korban dan pelakunya berasal dari sekolah yang sama,” ujarnya kepada awak media.

Baca Juga: Usung 1 Visi Persatuan, Arwinsyah Resmi Maju Jadi Calon Ketua Kadin Kota Bogor 2026

Deni juga mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam menangani kasus tersebut. Ia menegaskan pihak sekolah siap mendukung proses hukum maupun pembinaan yang diperlukan bagi para siswa yang terlibat.

Menurutnya, budaya tawuran di lingkungan sekolah sudah lama ditekan. Namun dalam kasus ini, persoalan diduga berawal dari hubungan pertemanan dalam kelompok atau basis yang sama.

“Awalnya mereka berada dalam kelompok yang sama. Tujuannya mungkin untuk merasa lebih aman saat pulang sekolah, tetapi justru berujung pada masalah,” katanya.

Baca Juga: Sebulan Tangani 23 Pohon Berbahaya, DLHK Depok Tanam 184 Pohon Baru dan Raih Kepuasan Warga 96,75 Persen

Pihak sekolah kini terus memantau perkembangan kasus dan berupaya mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain, termasuk alumni.

“Kami masih menelusuri apakah ada pengaruh atau keterlibatan alumni dalam kejadian ini. Sampai saat ini kami belum bisa memastikan dan menyerahkan proses penyelidikan kepada pihak kepolisian,” jelas Deni.

Sebagai bagian dari pembinaan, sekolah juga akan mengambil langkah edukatif terhadap siswa yang terlibat. Namun, bentuk sanksi yang diberikan akan disesuaikan dengan tingkat pelanggaran dan rekam jejak masing-masing siswa.

Baca Juga: 20.897 Pohon Ditanam di Lahan Eks Hibisc Fantasy Bogor, Pemprov Jabar dan PTPN I Kebut Pemulihan 12 Hektare Kawasan Puncak

“Nantinya akan kami kaji lebih lanjut. Setiap siswa memiliki riwayat dan tingkat pelanggaran yang berbeda, sehingga penanganannya juga akan disesuaikan dengan aturan disiplin yang berlaku,” pungkasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#smk bina warga #bogor #pelajar