Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tampil Percaya Diri, Anak Difabel Curi Perhatian di Pameran Golok Pusaka Pasar Sukasari Kota Bogor

Fikri Rahmat Utama • Jumat, 5 Juni 2026 | 22:25 WIB
Anak difabel jadi perhatian dengan penampilan mereka yang menawan di acara Pesona Golok Pusaka, di Pasar Sukasari Bogor, Jumat, 5 Juni 2026. Foto: Sofiansyah/Radar Bogor
Anak difabel jadi perhatian dengan penampilan mereka yang menawan di acara Pesona Golok Pusaka, di Pasar Sukasari Bogor, Jumat, 5 Juni 2026. Foto: Sofiansyah/Radar Bogor

RADAR BOGOR – Penampilan anak-anak penyandang disabilitas (difabel) mencuri perhatian pengunjung pada gelaran pameran Pesona Pusaka Nusantara di lantai 2 Pasar Sukasari, Kota Bogor. Mereka tampil pada pembukaan pameran yang digelar Jumat, 5 Juni 2026.

Di tengah ramainya pengunjung Pasar Sukasari Bogor yang datang untuk melihat koleksi golok pusaka, anak-anak difabel tampil percaya diri membawakan pertunjukan seni tradisional berupa musik dan tarian.

Atraksi diawali dengan alunan musik angklung yang dimainkan oleh sejumlah anak difabel. Mereka tampil mengiringi lagu yang dibawakan seorang vokalis perempuan mengenakan kebaya merah maroon di barisan depan di Pasar Sukasari Bogor.

Baca Juga: Harga Spare Part Motor Naik hingga Rp10 Ribu, Bengkel di Cibinong Bogor Mulai Rasakan Dampak Rupiah Melemah

Tak hanya musik, pertunjukan juga diisi dengan tarian tradisional. Para penari dengan busana hitam bercorak emas tampil gemulai di atas panggung.

Penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dari pengunjung. Tepuk tangan riuh terdengar saat pertunjukan usai untuk memberikan apresiasi terhadap penampilan tersebut.

Dewan Pembina Komunitas Golok Pedang Sepuh Nusantara (GPSN), Gatut Susanta, menyebut keterlibatan anak difabel menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian budaya.

Menurutnya, budaya tradisional harus terbuka dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Baca Juga: Kekerasan Pelajar Gegerkan Bogor, SMK Bina Warga Siapkan Langkah Pembinaan

“Pelestarian budaya harus melibatkan semua pihak. Tidak ada batasan, termasuk bagi anak-anak difabel untuk ikut berkarya dan tampil,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pameran tersebut menghadirkan koleksi pusaka dari delapan provinsi di Indonesia. Sejumlah koleksi terbaik bahkan disiapkan untuk mengisi Museum Pajajaran di Kota Bogor.

“Kami juga diminta untuk mengisi Museum Pajajaran, dan teman-teman bersedia memberikan pusaka terbaiknya untuk disimpan di sana,” jelasnya.

Menurutnya, hingga saat ini koleksi pusaka yang terhimpun telah mencapai lebih dari 2.000 benda dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: Usung 1 Visi Persatuan, Arwinsyah Resmi Maju Jadi Calon Ketua Kadin Kota Bogor 2026

Ia menambahkan, pameran ini tidak hanya menjadi ajang pamer, tetapi juga sarana edukasi sejarah kepada masyarakat terkait kemampuan leluhur dalam menempa logam menjadi pusaka.

“Melalui pameran ini, kami ingin menunjukkan betapa hebatnya leluhur kita dalam membuat pusaka sejak ribuan tahun lalu,” katanya.

Pameran Pesona Pusaka Nusantara dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (7/6/2026). Selain pameran, kegiatan ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk merawat dan memiliki pusaka sebagai bagian dari pelestarian budaya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#golok pusaka #kota bogor #difabel #Pasar Sukasari