RADAR BOGOR – Persatuan Organisasi Wanita (POW) Kota Bogor menggelar perayaan budaya dan kegiatan pemberdayaan perempuan yang meriah di AEON Mall Sentul, Kamis 4 Juni 2026.
Acara ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 serta HUT ke-74 POW Kota Bogor.
Kegiatan yang berlangsung semarak tersebut merupakan hasil kolaborasi antara POW Kota Bogor, pihak AEON Mall Sentul, serta Frida Aulia, dengan menghadirkan beragam pertunjukan seni, budaya, hingga kreativitas perempuan.
Acara dibuka dengan tarian penyambutan yang disambut antusias para tamu undangan.
Termasuk Tari Bali berjudul Tari Selat Segara yang ditampilkan oleh WHDI sebagai simbol keberagaman organisasi perempuan di lingkungan POW Kota Bogor.
Dihadiri Tokoh Penting dan Unsur Forkopimda
Memasuki sesi utama, acara diawali dengan pengumandangan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari para tamu kehormatan.
Salah satunya berasal dari Danrem 061/Suryakencana yang memberikan apresiasi atas kontribusi organisasi perempuan dalam mendukung pembangunan daerah serta pelestarian budaya lokal.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Wali Kota Bogor, Danrem 061/Suryakancana beserta Ketua Persit KCK Koorcabrem 061.
Ketua DWP BRIN, Ketua DWP Kota Bogor, PIA Ardhya Garini, Kadis DP3A Kota Bogor, Kadisparbud, Ketua GOW Kabupaten Bogor, Ketua Kadin Kota Bogor, serta Ketua IWAPI Kabupaten Bogor.
Ribuan Perempuan Tampilkan Rampak Sekar
Salah satu momen yang paling menyita perhatian adalah pertunjukan Rampak Sekar yang melibatkan sekitar 600 perempuan dari berbagai organisasi anggota POW Kota Bogor dan GOW Kabupaten Bogor.
Mereka tampil serempak membawakan lagu daerah Bogor Lumigar Mekar serta Karatagan Pahlawan, yang menghadirkan suasana penuh semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap daerah.
Kegiatan ini dikomandoi oleh Ketua KCBI Kota Bogor, Dr. Hj. Ratna Prabanto, selaku koordinator Rampak Sekar.
Panggung Seni, Budaya, dan Kreativitas Perempuan
Berbagai penampilan seni turut memeriahkan acara, mulai dari Tari Sunda berjudul Ratu Jagat yang dibawakan oleh Quenzi Qeeana Alesha, putri anggota DWP Disdukcapil Kota Bogor.
Hingga peragaan busana berbahan kain perca dari Kampung Perca yang pernah meraih juara tingkat provinsi, serta karya kreatif House of Pramudya.
Tak kalah menarik, HARPI Melati Kota Bogor menghadirkan Pagelaran Pengantin Kasundaan dengan menampilkan enam pasangan pengantin dari berbagai daerah di Jawa Barat, termasuk Bogor, Garut, Ciamis, Majalengka, Sukapura, dan Sunda Siger.
Penampilan paduan suara KPPAS Kota Bogor juga ikut menambah kemeriahan dengan menyuguhkan lagu-lagu daerah yang memukau para tamu undangan.
Lomba dan Edukasi Sains Tutup Acara
Acara semakin lengkap dengan digelarnya Lomba Anggana Sekar yang diikuti 30 peserta perempuan dari Kota Bogor.
Sebagai penutup, pengunjung disuguhi BRIN Science Show yang menghadirkan edukasi sains secara interaktif dan menghibur bagi seluruh kalangan.
Ketua POW Kota Bogor, Dr. Hj. Dian Pintaningdyah, M.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan juga wadah mempererat solidaritas antarorganisasi perempuan serta memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat kebersamaan, memperluas jejaring organisasi perempuan, sekaligus menjaga dan melestarikan budaya daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa POW Kota Bogor akan terus berkomitmen menjadi ruang bagi perempuan untuk berkarya, berdaya, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Bogor. (***)
Editor : Yosep Awaludin