RADAR BOGOR - Peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke 544 terus berlangsung. Kini giliran para budayawan yang ikut andil memerihkan momen bersejarah itu.
Para budayawan di Bogor menggelar Babakti Tugu Kujang, Minggu 7 Juni 2026. Event ini sudah rutin dilaksanakan saat memasuki momen HJB.
Ketua Pelaksana Tjejep Thorik, menjelaskan kegiatan diawali dengan mengarak Pusaka Kujang Raja Sanghyang Raksa Buana dari rumah dinas Wali Kota Bogor.
“Kemudian sampai kesini (Tugu Kujang). Disini kujangnya dicuci menggunakan tiga mata air yaitu Cidangiang, Amarosa dan Kebun Raya Bogor,” jelasnya.
Tjejep menjelaskan Babakti Tugu Kujang bertujuan untuk mengingat dan merawat monumen bersejarah di Kota Bogor. Warga disebutnya mesti bangga.
“Babakti Tugu Kujang, satu untuk mengingat tugu kujang dan memelihara tentang kujang. Kujang itu simbol Bogor dan orang Sunda,” terang Tjejep.
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Dalam Sepekan di Awal Juni 2026, Anjlok Rp61 Ribu per Gram
Penanggung jawab acara, Deni J Winardi menambahkan Babakti Tugu Kujang juga sebagai simbol rasa syukur warga Kota Bogor.
“Jadi tadi kita memanjatkan doa, agar Kota Bogor bisa lebih nyaman, indah bersih mangkannya ada doa tawasulan,” terang Deni pada Radar Bogor.
Babakti Tugu Kujang ini juga dikemas dengan beragam penampilan seni. Deni mengungkapkan sedikitnya ada 11 penampilan seni.
“Karena ini momen silaturahmi, kamu ajak mereka untuk ikut memeriahkan. Namun karena waktu yang cukup singkat kami hanya menampilkan 11 penampilan seni,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin