Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ratusan Umat Buddha Bogor Rayakan Dharma Santi Waisak, Suarakan Perdamaian Dunia

Dede Supriadi • Minggu, 7 Juni 2026 | 20:02 WIB
Ratusan umat Buddha menghadiri Dharma Santi Waisak 2570 Buddha Era Tahun 2026 yang digelar Yayasan Vihara Dhanagun Bogor di Puri Begawan, Minggu, 7 Juni 2026. (Dede/Radar Bogor)
Ratusan umat Buddha menghadiri Dharma Santi Waisak 2570 Buddha Era Tahun 2026 yang digelar Yayasan Vihara Dhanagun Bogor di Puri Begawan, Minggu, 7 Juni 2026. (Dede/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Ratusan umat Buddha dari Kota dan Kabupaten Bogor memadati Puri Begawan, Kecamatan Bogor Timur, Minggu, 7 Juni 2026 dalam perayaan Dharma Santi Waisak 2570 Buddha Era (BE) Tahun 2026. 

Adapun, kegiatan yang digelar Yayasan Vihara Dhanagun Bogor itu menjadi momentum memperkuat semangat cinta kasih, kebijaksanaan, dan persatuan di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

Mengusung tema "Dengan Dharma Menebar Perdamaian Dunia", perayaan Waisak tahun ini mengajak umat untuk menanamkan cinta kasih dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi terciptanya harmoni sosial.

Perwakilan Yayasan Vihara Dhanagun Bogor, Frankie Sibbald, menjelaskan Dharma Santi merupakan bagian dari rangkaian perayaan Waisak yang digelar sebagai ungkapan syukur sekaligus refleksi nilai-nilai ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: IPB University Sabet Juara Umum Program Mahasiswa Berdampak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2025, Borong 5 Penghargaan

“Kegiatan hari ini adalah Dharma Santi Waisak 2570 Buddha Era tahun 2026. Ini sebetulnya menjadi bagian dari perayaan tahun baru umat Buddha,” ujarnya.

Menurut Frankie, pesan utama yang diusung dalam perayaan kali ini adalah menumbuhkan cinta kasih dari dalam diri setiap individu. Nilai tersebut diyakini mampu menciptakan energi positif yang membawa kedamaian bagi lingkungan sekitar.

“Dengan cinta kasih yang tumbuh dari diri sendiri, itu akan menular kepada orang lain dan menumbuhkan kedamaian di sekeliling kita,” katanya.

Ia menambahkan, puncak peringatan Waisak di Vihara Dhanagun sebenarnya telah dilaksanakan pada 31 Mei lalu bertepatan dengan detik-detik Waisak. Sementara Dharma Santi menjadi momen perayaan bersama yang melibatkan umat Buddha dan organisasi Pemuda-Mudi Vihara Dhanagun.

Ketua Pelaksana Dharma Santi Waisak, Karlita Natali Wijaya, mengatakan sekitar 400 undangan disebarkan kepada umat Buddha dari berbagai wilayah. Kehadiran peserta mencapai ratusan orang yang berasal dari Kota Bogor, Kabupaten Bogor, hingga sejumlah daerah lainnya.

“Kami ingin semua berbaur menjadi satu untuk merayakan Waisak. Karena itu acara diisi berbagai pertunjukan yang melibatkan banyak kelompok usia dan komunitas,” ujarnya.

Beragam pertunjukan seni ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Mulai dari drama musikal yang mengisahkan perjalanan hidup Pangeran Siddhartha hingga mencapai penerangan sempurna, tarian tradisional, penampilan paduan suara, hingga atraksi seni dari anak-anak Sekolah Minggu Buddha.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A Rachim yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi kepada umat Buddha atas kontribusi dan peran aktifnya dalam menjaga harmoni sosial di Kota Bogor.

Menurutnya, umat Buddha telah menjadi bagian dari sejarah panjang Kota Bogor dan terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui semangat toleransi dan kebersamaan.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh umat Buddha di Kota Bogor atas kolaborasi dan sinerginya selama ini dalam membangun Kota Bogor. Kota Bogor ini sangat guyub dan itu berkat kebersamaan kita semua,” kata Dedie.

Ia juga mendorong generasi muda Buddha untuk tampil lebih aktif di tengah masyarakat dengan membawa nilai-nilai kebajikan, toleransi, dan kepedulian sosial.

“Di tengah kondisi dunia yang tidak baik-baik saja, kebersamaan dan semangat saling mendukung menjadi kekuatan yang harus terus dijaga. Mari bersama-sama membantu persoalan sosial, pendidikan, dan berbagai kebutuhan masyarakat lainnya,” ujarnya.

Dedie berharap peringatan Dharma Santi Waisak semakin memperkokoh komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga Kota Bogor sebagai kota yang damai, toleran, dan menjadi rumah bersama bagi seluruh umat beragama.

“Melalui kebersamaan ini, kita terus memperkuat komitmen membangun Bogor sebagai kota yang penuh toleransi dan kebersamaan,” pungkasnya. (ded)

Editor : Eka Rahmawati
#Dharma Santi #bogor #waisak #umat buddha