RADAR BOGOR - Terlambatnya pencairan anggaran operasional makan bergizi gratis (MBG) turut berdampak ke Kota Bogor. Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa harus berhenti beroperasi.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) BGN Bogor, Haidir mengungkapkan ada 10 SPPG yang terpaksa berhenti sementara imbas gangguan teknis itu.
“Kemarin ada yang telat masuk dananya sekitar 10 SPPG, lokasinya tersebar di 6 kecamatan,” kata Haidir kepada Radar Bogor, Senin, 8 Juni 2026 sore.
Baca Juga: Polisi Tetapkan Pemilik Anjing Pemburu Jadi Tersangka Usai Bocah 9 Tahun di Jasinga Bogor Meninggal
Haidiri mengatakan kebijakan penghentian sementara baru berlangsung satu hari. Ia memastikan semua SPPG yang terdampak akan berjalan normal esok hari.
“Bukan satu pekan, cuma 1 hari saja, hari ini, itu pun besok sudah operasional kembali,” terang Haidir saat dikonfirmasi lebih lanjut.
Sebanyak 10 SPPG sudah kembali menerima anggaran operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) dan mereka siap kembali mendistribusikan menu MBG.
“Hari ini sudah masuk semua, besok semua SPPG sudah operasional kembali,” ucapnya.
Sekedar informasi, saat ini sudah ada 135 SPPG yang beroperasi di Kota Bogor, masing masing mendistribusikan MBG lebih kurang ke 3.000 penerima manfaat (bay)
Editor : Eka Rahmawati