RADAR BOGOR - Bayi yang ditemukan warga di Bantarkembang, Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor ternyata baru berusia 2 hari dan ia baru saja lahir pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Informasi ini mengemuka dari surat yang ditemukan jajaran Polsek Bogor Timur di dalam kardus yang membungkus bayi laki-laki tersebut.
Melalui surat itu, sang ayah menyampaikan bahwa dirinya tidak bermaksud membuang bayi dan ia hanya menitipkan sementara, karena keluarga kecilnya dalam keadaan bahaya.
“Keluarga kecil saya sedang mendapatkan intimidasi dan ancaman yang membahayakan dari banyak pihak termasuk salah satu instansi besar yang berbahaya dan oleh sebab itu saya tidak bisa melaporkan hal ini,” tulis keterangan dalam surat itu.
Baca Juga: Sempat Tutup Imbas Dana Transfer Telat, 10 SPPG di Kota Bogor Siap Beroperasi Kembali Salurkan MBG
Surat itu juga berpesan, bagi siapa saja yang menemukan bayi tersebut diharap bisa menjaga dan merawatnya agar ia kelak tumbuh menjadi pribadi yang baik dan sehat wal afiat.
“Di kondisi sekarang, keselamatannyalah yang paling penting, saya tidak bisa membahayakan hidupnya, karena ancaman dan intimidasi ini di luar kemampuan saya dan saya berurusan dengan banyak pihak,” bunyi surat itu lagi.
Ia dan sang istri juga saat ini sedang berpencar sementara waktu dan melalui surat itu sang ayah berpesan agar tidak memberikan bayinya ke sembarang orang.
“Jika ada orang yang mencari putra saya dengan ciri-ciri berbadan tinggi, besar, rambut keriting, dan berkulit hitam serta oknum instansi yang sedang menyamar, tolong segera selamatkan putra saya Papah dan Mamah sangat sayang dan cinta kamu Nak, tolong simpan surat ini,” sambungnya.
Diinformasikan sebelumnya bayi laki laki itu pertama kali ditemukan oleh warga sekitar dan dibungkus dalam kardus lengkap dengan segala peralatan bayinya.
Kapolsek Bogor Timur AKP Asep Sundana menyebut bayi laki laki itu pertama kali ditemukan warga sekitar yang lokasi di dekat boks sampah.
“Yang pertama kali menemukan warga, itu penemuannya di dekat bok sampah, disitu ada bok sampah dekat lapangan basket,” kata Asep.
Warga sekitar disebut Asep sontak geger dan melaporkan temuan bayi ini ke aparat kepolisian termasuk tenaga medis.
“Masih hidup, dibawa ke Puskesmas Bogor Timur sama Inafis dan Dinsos, sekarang masih dicek kesehatannya,” terang Asep dikonfirmasi lebih lanjut (bay)
Editor : Eka Rahmawati