RADAR BOGOR - Pengolahan sampah di TPS3R Mekarwangi, Kota Bogor mendapat apresiasi dari banyak pihak. Mereka mampu mengubah sampai jadi barang berguna hingga diserap pasar.
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim menjelaksan TPS3R Mekarwangi sendiri sudah bekerja sama dengan banyak pihak. Mulai dari WWF hingga berbagai perguruan tinggi.
“Jadi ini sudah sangat baik. Sudah ada reset and developmenynya sudah ada produk prodik yang bisa diserap di pasar,” jelas Dedie pada awak media soal TPS3R Mekarwangi.
Deretan produk yang dibuat dari hasil olahan sampah yakni, sumur resapan, tabel top dan juga kursi. Mayoritas sampah yang digunakan berbahan plastik.
Misalnya kursi, mereka mampu mengolah sebanyak 90 Kg sampah untuk menjadikannya sebagai tempat duduk. Dedie pun sempat menjajal kenyaman duduk di kursi tersebut.
Dedie menantang kepada TPS3R Mekarwangi agar bisa memproduksi olahan sampah lebih banyak lagi. Ia meminta agar pengelola untuk membuat produk kanstin.
“Saya tawarkan coba dibikin dengan kapasitas yang lebih tinggi itu dibikin kanstin, atau box utilitas untuk kabel yang kita turunkan ke bawah,” terang Dedie.
Menurutnya, jika barang-barang tersebut dibuat oleh tangan-tangan lokal dengan bahan baku sampah, bisa menambah daya jual.
“Tentu itu akan ada nilai tambahnya disitu. Jadi sekalian pembelajaran persiapan kita mengoperasikan PSEL masyarakay sudah terbiasa memilah sampah dari rumah,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin