Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cuaca Panas Ekstrem Picu Kebakaran Ilalang di Sindangsari Kota Bogor

Fikri Rahmat Utama • Selasa, 9 Juni 2026 | 20:19 WIB
Petugas Damkar Kota Bogor melakukan pemadaman di padang ilalang Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur pada Selasa, 9 Juni 2026. (Dok. Damkar Kota Bogor)
Petugas Damkar Kota Bogor melakukan pemadaman di padang ilalang Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur pada Selasa, 9 Juni 2026. (Dok. Damkar Kota Bogor)

RADAR BOGOR – Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Bogor memicu kebakaran lahan kering. Hamparan padang ilalang di RT 04 RW 04, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, terbakar pada Selasa, 9 Juni 2026 siang.

Kebakaran berhasil dikendalikan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bogor. Petugas yang tiba di lokasi segera melakukan pemadaman sehingga api tidak meluas ke area yang lebih luas.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan DPKP Kota Bogor, M. Ade Nugraha mengatakan, pihaknya menerima laporan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Sindangsari terkait kebakaran padang ilalang tersebut.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Hadapi Orang Tua yang Protes SPMB, Gubernur Jawa Barat Tegaskan Sekolah Negeri Harus Terbuka untuk Rakyat

“Tidak lama berselang, kami langsung berangkat ke lokasi kejadian. Mobil Mako Sukasari langsung meluncur,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah membakar sebagian area padang ilalang yang kondisinya kering akibat cuaca panas dalam beberapa waktu terakhir. Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman agar api tidak merambat ke area lain.

Menurut Ade, kondisi alang-alang yang mengering akibat paparan panas menjadi faktor utama yang memicu kebakaran. Berkat respons cepat petugas, kobaran api dapat segera dikendalikan sebelum membakar area yang lebih luas.

“Kami datang api sudah meluas, tapi berhasil segera dipadamkan. Sehingga tidak semua area padang ilalang terbakar. Hanya sebagian kecil saja,” jelasnya.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Regu 3 Sukasari masih melakukan pemantauan guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

“Setelah dirasakan aman, kemudian petugas kembali ke Mako Sukasari karena situasinya sudah terkendali dan aman,” katanya.

Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam peristiwa tersebut. Namun, kejadian ini menjadi pengingat bahwa kondisi cuaca kemarau dan suhu tinggi dapat meningkatkan risiko kebakaran lahan maupun semak kering.

Karena itu, Ade mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan.

“Warga diimbau agar tidak bakar-bakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan. Karena apabila padang ilalang kering mudah terbakar. Masyarakat tetap waspada,” pungkasnya. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#ilalang #panas ekstrem #kebakaran