Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Beberapa Hari Tak Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas di Bogor

Fikri Rahmat Utama • Selasa, 9 Juni 2026 | 22:48 WIB
BMKG mengungkap penyebab cuaca panas yang terjadi di wilayah Bogor. (Dok. BMKG)
BMKG mengungkap penyebab cuaca panas yang terjadi di wilayah Bogor. (Dok. BMKG)

RADAR BOGOR – Cuaca di Kota Bogor dalam beberapa hari terakhir terasa lebih panas dengan minim hujan. Kondisi ini sempat memunculkan anggapan wilayah tersebut mulai memasuki musim kemarau.

Forecaster on Duty BMKG Dramaga Bogor, Mirnawati Z, menjelaskan cuaca panas yang terjadi beberapa hari berturut-turut tidak serta-merta menandakan Bogor telah memasuki musim kemarau. Menurutnya, kondisi tersebut masih tergolong normal dan merupakan bagian dari dinamika cuaca harian.

“Cuaca panas beberapa hari ini memang terjadi, namun itu tidak otomatis berarti sudah masuk musim kemarau. Penentuan musim tidak dilihat dari kondisi harian, melainkan berdasarkan pola curah hujan dalam periode yang lebih panjang,” ujar Mirnawati.

Baca Juga: Anjing Berkeliaran di Permukiman, Warga Jalan Mayor Oking Cibogor Kota Bogor Resah Khawatir Insiden Jasinga Terulang

Ia menjelaskan, BMKG menggunakan kriteria klimatologis dalam menentukan awal musim, yakni ketika curah hujan dalam satu dasarian atau 10 hari kurang dari 50 milimeter dan kondisi tersebut berlangsung terus pada periode berikutnya. Sementara kondisi di Bogor saat ini belum memenuhi kriteria tersebut.

Mirnawati menambahkan, secara karakter iklim, Kota Bogor termasuk wilayah dengan tipe satu musim. Artinya, hujan masih berpotensi terjadi sepanjang tahun meski intensitasnya naik dan turun.

“Bogor ini ibarat tetap punya jatah hujan sepanjang tahun. Jadi meskipun beberapa hari tidak hujan dan terasa panas, bukan berarti hujan akan hilang dalam waktu lama,” jelasnya.

Selain itu, kondisi cuaca panas yang dirasakan saat ini juga dipengaruhi oleh mulai dominannya angin musim timuran. Angin ini cenderung membawa massa udara yang lebih kering, sehingga memicu berkurangnya potensi hujan dalam beberapa hari.

Meski demikian, faktor lokal seperti topografi wilayah Bogor yang didominasi dataran tinggi turut berperan dalam pembentukan awan hujan. Hal ini membuat potensi hujan tetap ada meskipun sedang berada dalam periode cuaca yang relatif kering.

Untuk beberapa hari ke depan, BMKG memprakirakan cuaca di Bogor didominasi cerah berawan sejak pagi hingga siang hari. Sementara pada sore hingga malam hari, kondisi cenderung cerah berawan hingga berawan.

Berdasarkan pemantauan atmosfer, terdapat potensi hujan ringan yang diperkirakan terjadi pada sore hingga menjelang malam hari pada 13 Juni. BMKG juga mencatat adanya peluang peningkatan intensitas hujan ringan hingga sedang pada periode tersebut. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#hujan #bogo #panas #bmkg