RADAR BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor melakukan komisioning atau uji coba jaringan pipa di Palasari, Cijeruk, Kabupaten Bogor, guna mendukung aliran air ke Zona 5. Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi air ke pelanggan memenuhi aspek kualitas, kuantitas, dan kontinuitas (K-3).
Direktur Operasional Perumda Tirta Pakuan, Dani Rakhmawan menjelaskan, kegiatan komisioning tersebut dilaksanakan pada Selasa, 10 Juni 2026. Proses ini menjadi tahapan penting sebelum jaringan dioperasikan secara penuh.
Baca Juga: Perumda Tirta Pakuan Bogor Genjot Bisnis Non-Air hingga Rapikan Aset
“Komisioning ini merupakan proses pengujian dan pemeriksaan untuk memastikan seluruh komponen, sistem, dan instalasi yang telah dibangun dapat berfungsi dengan baik, aman, serta sesuai spesifikasi desain,” ujar Dani.
Ia menambahkan, tahapan ini juga menjadi uji coba akhir atau final check guna memastikan tidak ada potensi gangguan saat jaringan mulai digunakan untuk melayani pelanggan di Zona 5. Dengan begitu, risiko kegagalan sistem dapat diminimalisir sejak awal.
“Tujuannya memastikan aliran air kepada pelanggan memenuhi Kualitas, Kuantitas, dan Kontinuitas atau K-3, khususnya di Zona 5,” tuturnya.
Berdasarkan data Perumda Tirta Pakuan, suplai air untuk Zona 5 berasal dari IPA Palasari dan Mata Air Palasari. Wilayah pelayanan ini mencakup sebagian besar Kecamatan Bogor Selatan, terutama Kelurahan Pamoyanan dan Rangga Mekar yang menjadi fokus peningkatan layanan untuk mendukung target aliran air selama 24 jam.
Dalam upaya meningkatkan layanan, Tirta Pakuan juga menyiapkan sejumlah strategi teknis untuk mengatasi tantangan distribusi air bersih di Kota Bogor. Penguatan jaringan dilakukan sebagai langkah lanjutan secara bertahap.
Dani menyebutkan, pengembangan jaringan di satu wilayah berpotensi memengaruhi tekanan air di wilayah lain. Karena itu, pihaknya akan melakukan intervensi teknis jika ditemukan dampak terhadap distribusi.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian di lapangan guna meningkatkan kualitas layanan serta memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kota Bogor secara optimal,” jelasnya. (uma)
Editor : Eka Rahmawati