Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabar Baik! Jalan MA Salmun Kota Bogor Tak Jadi Ditutup, Fly Over Mulai Dibangun 2027

Muhamad Rifki Fauzan • Jumat, 12 Juni 2026 | 19:06 WIB
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin saat menyampaikan keterangan mengenai penutupan Jalan MA Salmun. Foto: Fauzan/Radar Bogor
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin saat menyampaikan keterangan mengenai penutupan Jalan MA Salmun. Foto: Fauzan/Radar Bogor

RADAR BOGOR – Rencana penutupan perlintasan kereta api di Jalan MA Salmun, Kota Bogor, dipastikan batal dilakukan. Sebagai gantinya, pemerintah akan membangun fly over atau underpass untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

Kepastian pembangunan fly over atau underpass tersebut disampaikan usai Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mendampingi kunjungan DPR RI meninjau langsung perlintasan kereta di Jalan MA Salmun, Jumat, 12 Juni 2026.

Dari hasil peninjauan ke Jalan MA Salmun, perlintasan tersebut dinilai memiliki peran penting sebagai jalur penghubung warga Kota Bogor sehingga tidak memungkinkan untuk ditutup.

Baca Juga: 300 Lebih Reklame Diawasi, Pemkot Depok Siap Tertibkan yang Tak Berizin

“Alhamdulillah, perlintasan ini tidak jadi ditutup dan akan dibangun fly over. Ini menjadi hasil positif dari kunjungan DPR RI ke lokasi,” ujar Jenal.

Menurutnya, proyek fly over MA Salmun telah masuk dalam rencana pembangunan tahun 2027 dan akan ditangani pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum serta Kementerian Perhubungan.

Nantinya, fasilitas tersebut tidak hanya dapat digunakan pejalan kaki, tetapi juga menjadi akses bagi pengendara sepeda motor untuk melintasi jalur kereta dengan lebih aman.

Baca Juga: Bawa Sajam dan Diduga Tunggu Lawan, 20 Pelajar Ditangkap Satgas di Jalan Baru Bogor

“Tadi kami juga melakukan survei di Jalan MA Salmun dan lokasi ini sudah masuk program intervensi pembangunan fly over pada 2027,” jelasnya.

Selain MA Salmun, pembangunan fly over atau underpass juga direncanakan di kawasan Kebon Pedes. Pemerintah Kota Bogor bahkan telah menuntaskan penyusunan Detail Engineering Design (DED) untuk proyek tersebut.

Jenal mengungkapkan, kebutuhan anggaran pembangunan beserta pembebasan lahan diperkirakan mencapai sekitar Rp350 miliar.

Baca Juga: Kelaparan Tengah Malam? Ini 5 Kuliner Nasi Goreng Terenak di Bekasi, Ada yang Dimasak Pakai Arang

“Total kebutuhan anggaran, termasuk pembebasan lahan dan konstruksi, sekitar Rp350 miliar,” katanya.

Ia berharap pemerintah pusat turut memberikan dukungan pendanaan agar proyek tersebut dapat segera direalisasikan tanpa membebani anggaran daerah secara berlebihan.

Menurut Jenal, penataan perlintasan sebidang kereta api saat ini menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat sehingga peluang dukungan masih terbuka lebar.

Baca Juga: Polisi Kejar Pembius Wanita di Kawasan Sempur Kota Bogor

Selain mengandalkan bantuan pemerintah pusat, Pemkot Bogor juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta maupun skema pembiayaan alternatif untuk mempercepat pembangunan.

“Kalau hanya mengandalkan kemampuan anggaran daerah yang terbatas, pembangunan ini bisa memakan waktu sangat lama. Karena itu kami juga menjajaki berbagai opsi pendanaan,” pungkasnya. 

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#jalan ma salmun #Fly Over #bogor