Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Digelar di SMPN 19, TPN XIII Kota Bogor Hadirkan Kelas Pendidik hingga Kompetensi AI

Fikri Rahmat Utama • Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:52 WIB
Salah satu kelas Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Kota Bogor. (Fikri/Radar Bogor)
Salah satu kelas Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Kota Bogor. (Fikri/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Kota Bogor digelar di SMPN 19 Kota Bogor, Kecamatan Bogor Utara, Sabtu-Minggu (13–14 Juni 2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi para guru dari berbagai jenjang untuk saling belajar, berbagi praktik baik, serta meningkatkan kompetensi.

Koordinator Daerah TPN XIII Kota Bogor, Faqih Hidayatullah, menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda tahunan dari Komunitas Guru Belajar yang dilaksanakan secara nasional di puluhan daerah. Tahun ini, terdapat sekitar 56 daerah yang menggelar kegiatan serupa dalam beberapa gelombang sejak Juni hingga Juli.

Ia menyebutkan, TPN menjadi ruang kolaborasi bagi guru mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA untuk belajar langsung dari sesama praktisi pendidikan. Dalam kegiatan ini, para narasumber membagikan pengalaman serta praktik baik yang telah diterapkan di kelas masing-masing.

Baca Juga: Siswa Tak Lolos SPMB 2026, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Gratiskan Sekolah Swasta yang Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

“Kami membuka kelas-kelas belajar yang bisa diikuti oleh para guru maupun pegiat pendidikan. Materinya berasal dari pengalaman nyata di lapangan, sehingga bisa langsung diterapkan,” ujarnya di sela kegiatan, Sabtu, 13 Juni 2026.

Dalam pelaksanaannya, TPN XIII Kota Bogor menghadirkan tiga sesi utama. Pada sesi pertama dan kedua, panitia menyediakan lima kelas yang terbagi ke dalam kelas pendidik dan kelas pemimpin, sementara hari kedua difokuskan pada kelas kompetensi.

Kelas pendidik berisi praktik baik yang dibagikan oleh guru, sedangkan kelas pemimpin diisi oleh kepala sekolah atau pihak yang memiliki pengalaman dalam memimpin kegiatan pendidikan. Adapun kelas kompetensi ditujukan untuk peningkatan kemampuan spesifik, seperti pemanfaatan teknologi hingga kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran.

Selain kegiatan kelas, TPN XIII Kota Bogor juga menghadirkan pameran karya murid dari sejumlah sekolah di Kota Bogor. Karya tersebut merupakan hasil pendampingan guru yang telah diterapkan di lingkungan sekolah masing-masing.

Tak hanya itu, panitia juga menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada perwakilan murid dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Penyerahan beasiswa secara langsung kepada para penerima dijadwalkan berlangsung pada hari kedua kegiatan.

Faqih menambahkan, kegiatan ini juga melibatkan kerja sama dengan berbagai mitra di bidang pendidikan untuk memperkuat ekosistem pembelajaran di Kota Bogor. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.

Meski mengusung nama Kota Bogor, peserta dan pembicara yang terlibat tidak hanya berasal dari wilayah setempat. Sejumlah guru dari Jakarta dan Bekasi turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

“Pembicaranya juga tidak hanya dari Bogor, tetapi dari wilayah Jabodetabek. Jadi terjadi pertukaran pengalaman yang lebih luas,” katanya.

Ia menjelaskan, TPN XIII Kota Bogor termasuk dalam kategori level 4, yang merupakan tingkatan tertinggi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Level ini memiliki rangkaian acara yang lebih kompleks dibandingkan level di bawahnya.

Sebagai gambaran, level 1 biasanya hanya berupa kegiatan sederhana seperti nonton bareng dan diskusi tema. Sementara pada level 4, kegiatan mencakup berbagai kelas, pameran, hingga agenda tambahan lainnya.

Berdasarkan data sementara, jumlah peserta yang telah teregistrasi mencapai sekitar 120 orang. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah mengingat kegiatan berlangsung hingga hari kedua.

Peserta yang terlibat berasal dari berbagai jenjang pendidikan, baik sekolah negeri maupun swasta, termasuk lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama seperti RA.

Faqih menyebutkan, TPN juga menjadi ruang refleksi bagi para guru untuk mengevaluasi metode pembelajaran yang selama ini diterapkan. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan solusi atas berbagai tantangan di kelas.

“Bagi guru yang merasa jenuh atau ingin melakukan perubahan, ini menjadi tempat untuk refleksi dan mencari solusi bersama,” jelasnya.

TPN XIII Kota Bogor diselenggarakan oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI). Di daerah lain, penyelenggara kegiatan ini dapat berbeda tergantung organisasi profesi yang terlibat.

Ke depan, rangkaian TPN akan berlanjut ke tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Oktober 2026. Para pembicara yang tampil di daerah akan melalui proses kurasi untuk berkesempatan menjadi narasumber di tingkat nasional.

Kegiatan hari kedua akan diisi dengan kelas kompetensi, pembagian beasiswa kepada murid, serta lomba cerdas cermat guru. TPN XIII Kota Bogor dijadwalkan ditutup pada Minggu siang. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#SPMN 19 #kota bogor #TPN