Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jumlah Warga Lansia Kota Bogor Tembus 126 Ribu Jiwa

Siti Dewi Yanti • Minggu, 14 Juni 2026 | 10:05 WIB
Petugas melakukan perekaman data e-KTP kepada Lansia di Kota Bogor.
Petugas melakukan perekaman data e-KTP kepada Lansia di Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Kota Bogor, sedang menghadapi perubahan struktur demografi yang semakin terlihat dari meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia (lansia). 

Berdasarkan data proyeksi penduduk tahun 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor, jumlah warga berusia lanjut di Kota Hujan kini telah mencapai 126.529 jiwa.

Jumlah tersebut terdiri dari 60.437 jiwa lansia laki-laki dan 66.092 jiwa lansia perempuan. 

Baca Juga: Bawa Cita Rasa Kota Kembang ke Bogor, Toko Bakso Budi Punya Bakso Berdaging dan Kuah Kaldu 8 Jam

Data ini menunjukkan, kelompok usia lanjut kini menjadi bagian penting dalam komposisi penduduk Kota Bogor yang perlu mendapatkan perhatian dalam perencanaan pembangunan dan pelayanan publik.

Menariknya, hampir di seluruh kecamatan, jumlah lansia perempuan tercatat lebih banyak dibandingkan laki-laki. 

Kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa perempuan memiliki angka harapan hidup yang relatif lebih tinggi.

Bogor Barat Jadi "Rumah" Terbesar bagi Penduduk Lansia

Dari enam kecamatan yang ada di Kota Bogor, Kecamatan Bogor Barat menjadi wilayah dengan jumlah lansia terbanyak pada tahun 2025.

BPS mencatat jumlah penduduk lansia di wilayah tersebut mencapai 29.207 jiwa. 

Dari total tersebut, sebanyak 13.782 jiwa merupakan laki-laki dan 15.425 jiwa perempuan.

Besarnya jumlah lansia di Bogor Barat menunjukkan bahwa kawasan ini menjadi salah satu wilayah dengan kebutuhan layanan kesehatan, fasilitas sosial, dan program pemberdayaan lansia yang cukup tinggi.

Tanah Sareal dan Bogor Selatan Menyusul di Posisi Teratas

Kecamatan Tanah Sareal menempati posisi kedua dengan jumlah lansia mencapai 24.488 jiwa. 

Komposisinya terdiri atas 11.820 laki-laki dan 12.668 perempuan.

Baca Juga: Prediksi Belanda vs Jepang : Duel Sengit  Grup F, Oranje Diunggulan Menang Tipis

Sementara itu, Kecamatan Bogor Selatan mencatat jumlah penduduk lansia sebanyak 23.972 jiwa. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 11.689 jiwa merupakan laki-laki dan 12.283 jiwa perempuan.

Besarnya populasi lansia di kedua wilayah tersebut menunjukkan, kawasan permukiman padat di Kota Bogor mulai memasuki fase penuaan penduduk yang perlu diantisipasi melalui kebijakan sosial dan kesehatan yang berkelanjutan.

Bogor Utara Miliki Lebih dari 20 Ribu Penduduk Lansia

Kecamatan Bogor Utara juga mencatat jumlah penduduk lanjut usia yang cukup besar. 

Pada tahun 2025, jumlah lansia di wilayah ini mencapai 20.478 jiwa.

Komposisinya terdiri dari 10.008 jiwa laki-laki dan 10.470 jiwa perempuan. 

Selisih antara jumlah lansia perempuan dan laki-laki di wilayah ini relatif kecil dibandingkan kecamatan lainnya.

Meski demikian, tren dominasi lansia perempuan tetap terlihat sebagaimana terjadi di seluruh wilayah Kota Bogor.

Bogor Tengah Catat Proporsi Lansia Perempuan Tertinggi

Fenomena menarik terlihat di Kecamatan Bogor Tengah. Wilayah yang menjadi pusat aktivitas pemerintahan dan ekonomi Kota Bogor ini memiliki jumlah lansia sebanyak 15.211 jiwa.

Dari total tersebut, sebanyak 6.897 jiwa merupakan laki-laki. 

Baca Juga: Kebakaran Hebat Hanguskan Toko Agen Telur di Pamoyanan Kota Bogor, 3 Unit Pemadam Dikerahkan

Sedangkan, 8.314 jiwa lainnya adalah perempuan.

Selisih yang cukup besar antara jumlah lansia laki-laki dan perempuan mengindikasikan bahwa angka harapan hidup perempuan di wilayah ini relatif lebih tinggi dibandingkan laki-laki.

Bogor Timur Jadi Kecamatan dengan Jumlah Lansia Paling Sedikit

Sementara itu, Kecamatan Bogor Timur menjadi wilayah dengan jumlah penduduk lansia paling rendah di Kota Bogor.

Data BPS menunjukkan jumlah lansia di kecamatan ini mencapai 13.173 jiwa yang terdiri dari 6.241 laki-laki dan 6.932 perempuan.

Meskipun menjadi yang terendah, jumlah tersebut tetap menunjukkan bahwa kelompok usia lanjut merupakan bagian penting dari struktur penduduk yang membutuhkan perhatian dalam penyediaan layanan kesehatan dan kesejahteraan sosial.

Kota Bogor Mulai Hadapi Tantangan Penuaan Penduduk

Meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia menjadi salah satu indikator perubahan demografi yang sedang berlangsung di Kota Bogor. 

Kondisi ini tidak hanya mencerminkan peningkatan kualitas hidup dan usia harapan hidup masyarakat, tetapi juga menghadirkan tantangan baru bagi pemerintah daerah.

Kebutuhan terhadap layanan kesehatan khusus lansia, fasilitas publik yang ramah usia lanjut, hingga program perlindungan sosial diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.

Dengan jumlah lansia yang telah menembus 126 ribu jiwa pada tahun 2025, Kota Bogor perlu menyiapkan strategi pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat lintas generasi, termasuk kelompok lanjut usia yang terus bertambah setiap tahunnya. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
#bogor #lansia #laki-laki #bps #perempuan