Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KOHATI Cabang Bogor Resmi Dilantik, Fokus Kaderisasi dan Pemberdayaan Perempuan

Dede Supriadi • Senin, 15 Juni 2026 | 20:37 WIB
Pengurus HMI dan KOHATI Cabang Bogor periode 2026–2027 usai pelantikan di Auditorium Andi Hakim Nasoetion IPB, Minggu, 14 Juni 2026. (Dok. HMI)
Pengurus HMI dan KOHATI Cabang Bogor periode 2026–2027 usai pelantikan di Auditorium Andi Hakim Nasoetion IPB, Minggu, 14 Juni 2026. (Dok. HMI)

RADAR BOGOR - Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Bogor periode 2026–2027 resmi dilantik, Minggu, 14 Juni 2026. Kepengurusan baru yang dikukukuhkan berbarengan dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bogor ini berkomitmen memperkuat tradisi kaderisasi sekaligus mengembangkan program pemberdayaan kader yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pelantikan yang berlangsung di Auditorium Andi Hakim Nasoetion IPB itu dihadiri berbagai tokoh nasional dan daerah. Hadir di antaranya Koordinator Dewan Penasehat KOHATI Nasional, Hanifah Husein, Ketua Umum PB HMI, Bagas Kurniawan, Wakil Ketua DPR RI Komisi XI, Fauzi Amro, Anggota DPR RI Komisi VI, Asep Wahyu Wijaya, serta Ketua HIPKA DKI Jakarta, Ayunda Analia Trisna.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Kesbangpol, FORHATI Bogor, KAHMI Bogor, para senior HMI, akademisi, organisasi kepemudaan, serta kader HMI dan KOHATI dari berbagai komisariat di wilayah Bogor.

Baca Juga: Muhammad Risky Munandar Resmi Pimpin HMI Cabang Bogor Periode 2026-2027

Sebagai organisasi yang didirikan oleh Lafran Pane pada 5 Februari 1947, HMI selama ini dikenal sebagai organisasi kader yang berperan mencetak sumber daya manusia berintegritas, berwawasan keislaman, dan memiliki kepedulian terhadap persoalan bangsa.

Ketua Umum KOHATI HMI Cabang Bogor periode 2026–2027, Indah Ramadhani, mengatakan kepengurusan baru akan memulai program dengan melakukan pemetaan potensi kader HMI dan HMI-Wati. Langkah tersebut dinilai penting agar setiap kader memperoleh ruang pengembangan sesuai minat, kapasitas, dan kompetensinya.

“Kami ingin memastikan setiap kader memiliki kesempatan untuk berkembang sesuai potensinya dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain penguatan kaderisasi, KOHATI juga akan mengoptimalkan program TOKO HATI sebagai wadah pemberdayaan ekonomi kader dan perempuan. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan sekaligus mendorong lahirnya kader perempuan yang mandiri dan berdaya saing.

Dalam kesempatan itu, Ketua HIPKA DKI Jakarta, Ayunda Analia Trisna, menekankan pentingnya proses kaderisasi yang diawali dengan pemetaan potensi dan pendampingan yang tepat. Menurutnya, setiap kader perlu mendapatkan mentor yang sesuai dengan bidang yang ingin dikembangkan.

Ayunda juga menyatakan dukungannya terhadap pengembangan program TOKO HATI. Menurut dia, kemandirian ekonomi organisasi tidak hanya ditentukan oleh modal finansial, tetapi juga kekuatan jejaring, relasi, dan kolaborasi.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kader perempuan, Ayunda menyerahkan bantuan 100 hijab kepada kader KOHATI. Sementara Pilar Foundation turut mendukung kegiatan melalui pemberian 50 bibit tanaman kepada peserta sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan dan pemberdayaan generasi muda.

Melalui kepengurusan periode 2026–2027, HMI dan KOHATI Cabang Bogor berkomitmen memperkuat kualitas kaderisasi, memperluas kolaborasi lintas sektor, serta menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan kader dan tantangan zaman.(ded)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #kohati