RADAR BOGOR - Longsor yang melanda pemukiman warga di Perumahan Graha Grande, Tanah Sareal Kota Bogor akhirnya ditangani. Insiden ini sudah terjadi sejak satu tahun silam.
Pantauan di lokasi longsor Perumahan Graha Grande, sejumlah pekerja terlihat sibuk mengerjakan proyek. Mereka membuat semacam bronjong untuk penguat tebing.
Longsor yang melanda wilayah ini sudah hampir menggerus sebagian ruas jalan warga. Tinggi longsor diperkirakan 7 meter dengan lebar 10 meter.
Anggota DPRD Kota Bogor, Syafrudin Bima turut meninjau penanganan longsor, Selasa 16 Juni 2026. Ia bersyukur akhirnya pemerintah hadir di tengah masyrakat.
“Kami ucapkan syukur akhirnya pemerintah turun tangan dalam mengatasi keluhan masyarakat soal longsor, ini perjuangan yang tidak pendek,” jelas Syafrudin.
Sebagai wakil rakyat dari Dapil Tanah Sareal ia pun acap kali menerima keluhan soal longsor. Syafrudin sendiri sudah sering berkomunikasi dengan Pemprov Jabar.
Baca Juga: 2 Tempat Wisata Anti-Mainstream di Bogor yang Wajib Dikunjungi
“Saya berkunjung ke PUPR Jabar menyampaikan ini, ke DPRD Jabar, alhamudlillah walaupun waktunya tidak sebentar mendapatkan jawaban ini, tetapi alhamdilollah tertangani,” kata Syafrudin.
Penganan longsor di Perumaha Graha Grande ini dibuat semacam bronjong. Syafrudin berharap kontruksi bangunan dapat dikerjakan dengan optimal.
“Ini kaya bronjong, tempaynya terjal, longsornya panjang, kami berharap ditangani secara teknis yang memadai dan punya daya cengkram yang kuat,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin