RADAR BOGOR - Razia rokok ilegal di Kota Bogor kembali dilakukan. Kali ini petugas gabungan mendatangi dua warung klontong yang ada di Kota Bogor.
Lokasi warung klontong pertama yang didatangi yaitu di Ciluer Kecamatan Bogor Utara dan yang kedua di Baranangsiang Kecamatan Bogor Timur.
Kabid Gakperda Satpol PP Kota Bogor, Asep Setia Permana mengatakan langkah tersebut dikerjasamakan dengan Bea Cukai, Polresta dan unsur TNI.
“Kami melakukan tindakan itu kemarin, bekerja sama dengan tiga orang dari Bea Cukai, Kodim dua orang, Polresta dua orang dan Pol PP enam orang,” ungkap Asep.
Dari hasil sidak warung klontong tersebut, petugas mendapatkan 14 ribu lebih rokok ilegal. Produk yang dinilai terlarang itu masih dijual belikan oleh pemilik warung klontong.
“Kalau jumlah keseluruhan itu sebanyak 724 Bungkus atau 14.480 batang dari berbagai merk Rokok Ilegal,” beber Asep pada Radar Bogor, Kamis 18 Juni 2026.
Baca Juga: Real Madrid Pertimbangkan Tiga Pilar Baru ini Demi Memperkokoh Lini Pertahanan
Belasan ribu batang rokok ilegal itu langsung diamankan oleh petugas. Barang tersebut kemudian diserah terimakan kepada Bea Cukai Bogor.
Penindakan rokok ilegal memang tengah menjadi fokusnya saat ini. Biasanya Satpol PP Kota Bogor menyisir terlebih dahulu titik-titik yang disinyalir menjual rokok ilegal.
“Kami ada kegiatan pengumpulan informasi dulu. Jadi ada anggota kami yang nyamar. Kemudian untuk membuktikan mereka beli dulu rokok ilegalnya,” jelas Asep.
Hasil dari penyisiran tersebut kemudian dikumpulkan. Setelah itu Satpol PP Kota Bogor memetakan lokasi mana saja yang akan disidak.
“Kalau yang terbukti kami langsung sidak. Kaya kemarin kami ada pengumpulan informasi terlebih dahulu, sebelum turun ke lapangan,” ujar Asep.
Asep menjelaskan ada tiga jenis modus praktik peredaran rokok ilegal. Pertama mereka tidak menaruh lebel cukai pada setiap bungkus rokok.
Kedua menempel cukai palsu, ketiga memasang cukai tidak sesuai peruntukannya. Sepertu cukai rokok keretek ditempel ke rokok filter.
Baca Juga: Pemkab Bogor Siapkan Transisi Kendaraan Dinas ke Listrik, Prioritaskan Armada Ramah Lingkungan
“Cukai rokok keretek itu lebih murah. Biasanya supata dapat untung lebih besar mereka pasang ini di rokok rokok filter jadi biaya produksinya lebih murah,” ucapnya.
Satpol PP Kota Bogor digaransi akan terus menindak hal-hal yang melanggar aturan. Apalagi output dari prilaku tersebut dapat merugikan negara.
“Rokok-rokok ilegal kan bikin rugi negara. Mangkannya kemarin kami sidak. Kamu mohon dan mengimbau agar semuanya bisa taat dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin