Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Arwinsyah Putra Pimpin Kadin Kota Bogor, 100 Produk UMKM Disiapkan Tembus Pasar Ekspor

Fikri Rahmat Utama • Kamis, 18 Juni 2026 | 16:13 WIB
Arwinsyah Putra resmi terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor. (Fikri/Radar Bogor)
Arwinsyah Putra resmi terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor. (Fikri/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Arwinsyah Putra resmi terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor periode 2026–2031. Penetapan tersebut dilakukan dalam Musyawarah Kota (MUKOTA) VIII Kadin Kota Bogor yang digelar di The Podium Function Spaces, Lippo Plaza Ekalokasari, Kamis, 18 Juni 2026.

Ia menggantikan Ketua sebelumnya, Bagus Maulana Muhammad, untuk memimpin arah baru dunia usaha di Kota Bogor. Arwinsyah diharapkan mampu memperkuat peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MUKOTA VIII. Ia juga mengucapkan selamat kepada kepengurusan baru Kadin Kota Bogor.

Dedie memaparkan, pertumbuhan ekonomi Kota Bogor saat ini berada di angka 5,65 persen. Meski masih di bawah target nasional sebesar 8 persen, ia optimistis capaian tersebut bisa terus meningkat.

Baca Juga: 2 Wanita Terjebak dalam Lift Hotel di Sukaraja Bogor, Dievakuasi Damkar

“Kita memahami dinamika global yang memengaruhi ekonomi. Namun selama kondisi kota tetap kondusif, saya yakin pertumbuhan ini akan terus naik,” ujar Dedie Rachim.

Ia menekankan pentingnya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dalam menjaga iklim usaha. Dedie juga mendorong Kadin agar ikut berperan aktif menciptakan kondisi yang aman bagi para pelaku usaha.

Selain itu, ia menyoroti potensi besar dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal. Perputaran uang dari program tersebut di Kota Bogor diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 triliun per tahun.

“Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan bersama. Kami berharap Kadin bisa ikut menjaga kondusivitas agar ekonomi terus bergerak,” tambahnya.

Ketua Kadin Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, turut mengingatkan tantangan utama bagi kepengurusan baru bukan hanya pada proses pemilihan, tetapi pada pelaksanaan program kerja.

Menurutnya, Arwinsyah harus mampu membangun ekosistem organisasi yang solid dan bersinergi dengan pemerintah serta Forkopimda. Hal itu dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan iklim usaha di Kota Bogor.

“Saya minta rangkul semua pihak. Tidak masalah jika di awal kepengurusan terlihat gemuk, nanti akan dievaluasi seiring waktu,” ujarnya.

Sementara itu, Arwinsyah Putra menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan ekonomi. Ia juga menargetkan penguatan sektor UMKM dan koperasi sebagai prioritas utama.

Salah satu langkah awal yang akan dilakukan adalah mendorong produk lokal agar mampu menembus pasar ekspor. Ia menyebut terdapat sekitar 100 komoditas UMKM yang memiliki potensi untuk dikembangkan ke pasar internasional.

“Kami akan dorong produk-produk lokal ini agar bisa naik kelas. Beberapa di antaranya sudah siap untuk masuk pasar ekspor,” kata Arwinsyah.

Ia juga berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah untuk membuka akses pasar dan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, sinergi menjadi kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Sebelumnya, Bagus Maulana Muhammad menyampaikan laporan kinerja selama masa kepemimpinannya periode 2021–2026. Ia membagi perjalanan organisasi ke dalam tiga fase, mulai dari konsolidasi di masa pandemi, kolaborasi antar pengurus, hingga fase pencapaian.

Pada fase terakhir, Kadin Kota Bogor berhasil membangun gedung representatif serta mencatatkan sejumlah capaian strategis. Salah satunya adalah lahirnya Ketua Kadin Jawa Barat dari kader Kota Bogor. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#Arwinsyah Putra #kota bogor #kadin