RADAR BOGOR – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) mendesak DPRD Kota Bogor segera menindaklanjuti 8 tuntutan yang mereka suarakan dalam aksi bertajuk Indonesia Menuju Krisis, Jumat, 19 Juni 2026.
GMKI dan PMKRI juga meminta evaluasi terhadap anggota DPRD Kota Bogor yang dinilai tidak responsif terhadap aspirasi masyarakat.
Aksi yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Bogor itu sempat diwarnai ketegangan. Massa GMKI dan PMKRI berupaya menuju lantai atas gedung untuk bertemu langsung dengan anggota dewan, namun dihalangi petugas kepolisian sehingga terjadi aksi dorong-mendorong.
Baca Juga: Perempuan Muda 19 Tahun Asal Bogor Ditemukan Tewas di Perkebunan Ciomas
Setelah situasi kondusif, perwakilan GMKI dan PMKRI akhirnya diterima dalam audiensi bersama sejumlah anggota DPRD Kota Bogor.
Dalam forum tersebut, mahasiswa kembali menegaskan agar seluruh tuntutan yang mereka bawa mendapat tanggapan resmi dari legislatif.
Ketua GMKI Cabang Bogor, Abel Tampubolon, mengatakan aspirasi yang disampaikan merupakan cerminan keresahan masyarakat terhadap berbagai kebijakan nasional yang dinilai perlu mendapat perhatian.
Baca Juga: Tips Ampuh Turunkan Desil agar Bansos Kembali Cair, Ternyata Ada Waktu yang Direkomendasikan
“Kami meminta DPRD Kota Bogor menunjukkan sikap yang jelas dan berpihak kepada masyarakat terhadap delapan tuntutan yang kami sampaikan,” ujarnya.
Delapan tuntutan tersebut mencakup penolakan pemborosan anggaran negara, desakan penurunan harga BBM dan kebutuhan pokok, evaluasi program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih, hingga sorotan terhadap pelemahan nilai tukar rupiah.
Selain itu, mahasiswa juga mengangkat isu militerisme di ruang sipil, penolakan terhadap Undang-Undang Polri, penghentian eksploitasi sumber daya alam yang merugikan masyarakat, serta tuntutan transparansi dalam penanganan dugaan korupsi di Badan Gizi Nasional.
Menurut Abel, pihak DPRD Kota Bogor menyatakan akan membahas seluruh tuntutan tersebut dan menjanjikan tindak lanjut dalam waktu dekat.
“Kami mendapat informasi bahwa tuntutan ini akan dibahas terlebih dahulu dan akan ada tindak lanjut pada pekan depan terkait perkembangan pembahasannya,” katanya.
GMKI dan PMKRI menegaskan akan terus mengawal proses tersebut hingga ada kejelasan sikap dari DPRD Kota Bogor. Mereka bahkan meminta anggota dewan yang dianggap tidak mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat untuk mempertimbangkan mengundurkan diri dari jabatannya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga