Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

BPBD Pastikan Belum Ada Wilayah Terdampak Kekeringan di Kota Bogor

Fikri Rahmat Utama • Minggu, 21 Juni 2026 | 16:11 WIB
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Dimas Tiko Prahadisasongko. (Dok. Dimas Tiko)
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Dimas Tiko Prahadisasongko. (Dok. Dimas Tiko)

RADAR BOGOR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor memastikan hingga saat ini belum menerima laporan adanya wilayah yang terdampak kekeringan. Hal ini disampaikan di tengah cuaca panas dan minimnya hujan dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut sempat memicu kekurangan air di sejumlah wilayah, terutama di Kabupaten Bogor. Namun, situasi berbeda terjadi di Kota Bogor yang hingga kini masih terpantau aman dari dampak kekeringan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pemantauan di lapangan melalui koordinasi dengan para pimpinan wilayah. Hingga kini, belum ada laporan resmi terkait kekurangan pasokan air bersih di masyarakat.

Baca Juga: Pohon Setinggi 20 Meter Tumbang, Rusak Dapur Warga di Kedungbadak Kota Bogor

“Sampai dengan saat ini pusdalops belum menerima laporan terkait kekeringan. Kami juga sedang monitor melalui para pimpinan wilayah,” ujar Dimas saat dikonfirmasi Radar Bogor, Minggu, 21 Juni 2026.

Menurut Dimas kondisi di Kota Bogor sejauh ini masih relatif aman dan itu juga dipengaruhi oleh turunnya hujan dalam beberapa hari terakhir yang membantu menjaga ketersediaan air di wilayah tersebut.

“Untuk sementara ini belum ada yang melaporkan. Bogor kota sepertinya masih aman, karena kemarin juga Alhamdulillah hujan,” jelasnya.

Tingkatkan Kewaspadaan dan Pemantauan

Meski demikian, BPBD tetap meningkatkan kewaspadaan dan pemantauan secara berkala. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi cuaca yang berpotensi memicu kekeringan di sejumlah wilayah.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan kondisi cuaca panas yang terjadi dipengaruhi oleh angin musim timuran. Angin ini menyebabkan berkurangnya intensitas hujan dalam beberapa hari tertentu sehingga memicu suhu udara terasa lebih panas.

Forecaster on Duty BMKG Dramaga Bogor, Mirnawati Z, menjelaskan meskipun cuaca cenderung panas, kondisi tersebut masih tergolong normal. Ia menegaskan, Bogor tetap memiliki potensi hujan sepanjang tahun.

“Bogor ini ibarat tetap punya jatah hujan sepanjang tahun. Jadi meskipun beberapa hari tidak hujan dan terasa panas, bukan berarti hujan akan hilang dalam waktu lama,” jelasnya.(uma)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #bpbd #kemarau #kekeringan