Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

SALIMAH Kota Bogor Gelar Tabligh Akbar, Lindungi Rumah Tangga dari Perilaku Negatif

Reka Faturachman • Minggu, 21 Juni 2026 | 22:37 WIB
Tabligh Akbar Tahun Baru 1448 Hijriah digelar SALIMAG Kota Bogor di Masjid Ibn Khaldun UIKA. (Dok. SALIMAH Kota Bogor)
Tabligh Akbar Tahun Baru 1448 Hijriah digelar SALIMAG Kota Bogor di Masjid Ibn Khaldun UIKA. (Dok. SALIMAH Kota Bogor)
RADAR BOGOR - Persaudaraan Muslimah (SALIMAH) Kota Bogor menggelar Tabligh Akbar Tahun Baru Hijriah di Masjid Ibn Khaldun UIKA, Minggu, 21 Juni 2026.

Kegiatan ini menyoroti pentingnya peran ibu dalam menjaga stabilitas rumah tangga, khususnya dalam menghadapi ancaman game online terlarang dan pinjaman daring yang semakin marak.

Ketua SALIMAH Kota Bogor, Ratnih Suratnih, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah sekaligus bentuk komitmen SALIMAH dalam penguatan ekonomi keluarga melalui edukasi keuangan.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar kami dalam meningkatkan kesadaran keluarga, khususnya para ibu, agar lebih bijak dalam mengelola keuangan dan mampu melindungi keluarga,” ujarnya.

Baca Juga: Hadapi Puncak Kemarau 2026, Pemkab Bogor Normalisasi Irigasi di Sejumlah Wilayah Pertanian

Tabligh akbar ini dimoderatori oleh Ketua Departemen Ekonomi SALIMAH Kota Bogor, Dina Diana, serta menghadirkan dua narasumber utama, yakni Prof. Dr. Irfan Syauqi Beik, Guru Besar IPB dan pakar keuangan syariah, serta KH. Yasir A. Liputo, pendakwah dan konselor keluarga.

Dalam pemaparannya, Irfan Syauqi Beik menyoroti kondisi keuangan masyarakat di era digital, termasuk perkembangan financial technology (fintech).

“Fenomena ini tidak hanya persoalan ekonomi, tetapi juga menyangkut keberkahan. Uang bisa terlihat banyak, tetapi jika diperoleh dengan cara yang tidak benar, maka akan membawa dampak buruk bagi kehidupan keluarga,” jelasnya.

Sementara itu, KH. Yasir A. Liputo menyampaikan materi tentang pentingnya membangun ketahanan keluarga sebagai benteng utama menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Keluarga harus menjadi benteng pertama. Ketahanan keluarga harus dibangun dari tiga kekuatan: ibadah, sosial, dan ekonomi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kekuatan ibadah dilakukan dengan menjaga sholat dan membaca Alquran, kemudian kekuatan sosial melalui kepedulian terhadap anak yatim dan fakir miskin, sedangkan kekuatan finansial dengan membiasakan budaya berdagang sejak dini.

Kegiatan ini juga merupakan bentuk sinergi bersama Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kota Bogor dan Forum Komunikasi Ormas Islam (FKOI) Kota Bogor dalam memperkuat peran dakwah dan edukasi di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, SALIMAH berharap kesadaran keluarga semakin meningkat dalam menjaga ketahanan rumah tangga serta mampu menghindari praktik yang merugikan, demi terwujudnya keluarga yang kuat, mandiri, dan penuh keberkahan.

Kegiatan ini turut dimeriahkan dengan bazar UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi keluarga.(fat)

Editor : Eka Rahmawati
#salimah #kota bogor #tabligh akbar