Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

JPO Paledang Kota Bogor Dibongkar Besok, Tiga Ruas Jalan Ini Ditutup Saat Malam Hari

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 25 Juni 2026 | 09:33 WIB
JPO Paledang Kota Bogor yang akan dibongkar. (Foto : Dzikry/Radar Bogor)
JPO Paledang Kota Bogor yang akan dibongkar. (Foto : Dzikry/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - JPO Paledang Kota Bogor akan dibongkar esok hari, Jumat 26 Juni 2026. Langkah ini memaksa petugas harus menutup 3 ruas jalan saat malam hari.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembongkaran JPO Paledang, Doddy Wahyudin menjelaskan jalan yang ditutup meliputi ruas Jalan Paledang arah Utara.

“Berikutnya Jalan Mayor Oking arah Selatan, dan terakhir Jalan Kapten Muslihat arah Stasiun Bogor,” ungkap Doddy saat dikonfirmasi soal penutupan jalan terkait pembongkaran JPO Paledang, Kamis 25 Juni 2026.

Penutupan tiga ruas jalan itu akan dimulai sejak pukul 00.00 WIB hingga 04.30 WIB. Durasi penutupan jalan berlangsung selama satu pekan.

“Setelah jam 4 dibuka lagi, pengerjaan utama empat malam. Kami pilih malam meminimalisir arus lalu lintas, karena pergerakannya hanya 20 persen,” bebernya.

Direntan waktu pengerjaan masyarakat diimbau unrtuk mencari jalur alternatif lain. Personel Dishub akan disiagakan untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas.

Baca Juga: bank bjb Perkuat Ekonomi Jawa Barat, Teken Kerja Sama Strategis dengan Whuush Ojol, Kadin dan MUJ

Pembongkaran JPO Paledang akan didukung dengan sejumlah alat berat. Dua unit excavator, satu unit crane, enam unit dump truck, dan 40 personel.

“Seluruh pengerjaan proyek kalau dikontrak itu selesai 30 hari, tapi kami berharap bisa lebih cepat dari itu, kalau bisa si hanya 10 hari saja,” ujar Doddy.

Kepala Dishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto mengatakan pembongkaran JPO Paledang disesuaian dengan rekomendasi teknis bangunan.

JPO Paledang sudah tidak layak. Hal ini sesuai dengan hasil hasil penelitian Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI dengan Nomor: BM 0503-DO/689.

Tingginya JPO Paledang mencapai di atas 30 derajat. Sehingga bangunan tersebut tidak ramah, khususnya bagi masyarakat lanjut usia dan penyandang disabilitas.

“Pekerjaan dilakukan berdasarkan evaluasi teknis dan kebutuhan penataan kawasan perkotaan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman, tertata, dan nyaman bagi masyarakat,” jelas Sujatmiko.

Proyek pembongkaran JPO Paledang membutuhkan anggaran senilai Rp329 juta dengan menggunakan skema penunjukan langsung.

“Kan itu cuma dikisiran tiga ratus jutaan atau  kan kemarin ada harga koleksi dan segala macamnya jadi diangka Rp 329.475.750 nilai kontrak,” pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #JPO Paledang #pembongkaran