RADAR BOGOR – Mobilitas warga Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, bakal semakin mudah dan aman. Pemerintah Kota Bogor tengah menggenjot pembangunan dua jembatan strategis yang ditargetkan rampung pada November 2026.
Dua proyek prioritas tersebut meliputi pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Lebak Sari dan jembatan penghubung Paledang ke Pasir Jaya Bogor. Masing-masing proyek mendapat alokasi anggaran sebesar Rp2,7 miliar.
Lurah Paledang, Ali Firdaus Abdul Kadir, mengatakan pengerjaan kedua proyek sudah berjalan dan saat ini memasuki tahap awal konstruksi. Pekerjaan diawali dengan pembongkaran serta pemasangan struktur penahan tanah di sejumlah titik rawan longsor.
“Pembangunan ini merupakan aspirasi masyarakat yang telah diperjuangkan cukup lama dan kini mulai direalisasikan,” ujarnya, Kamis, 25 Juni 2026.
JPO Lebak Sari yang mulai dikerjakan sejak akhir Mei 2026 dirancang memiliki panjang 45,6 meter dan lebar 1,8 meter. Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan keselamatan warga, terutama di kawasan permukiman dengan kontur perbukitan yang cukup curam.
Menurut Ali, pembangunan infrastruktur di Paledang memiliki tantangan tersendiri karena kondisi wilayah yang padat penduduk dan akses yang terbatas. Material proyek tidak bisa langsung masuk ke lokasi sehingga membutuhkan penanganan khusus.
Baca Juga: Progres 76 Persen, Sekolah Rakyat Jasinga Bogor Ditargetkan Beroperasi Saat Tahun Ajaran Baru
Meski demikian, proyek tersebut juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Sedikitnya 14 warga lokal dilibatkan sebagai tenaga kerja dalam proses pembangunan.
Selain JPO, pembangunan jembatan penghubung Paledang-Pasir Jaya juga terus dikebut. Jembatan ini diharapkan menjadi akses baru yang mempermudah aktivitas warga di dua wilayah tersebut sekaligus memperlancar konektivitas lingkungan.
“Progres pengerjaannya berjalan cukup baik dan bahkan lebih cepat dari target awal. Kami optimistis akhir November nanti sudah dapat digunakan masyarakat,” katanya.
Baca Juga: Tampil Impresif Bersama Malut United, Tyronne Del Pino jadi Incaran Persita
Tak hanya fokus pada pembangunan jembatan, Pemerintah Kota Bogor juga tengah merevitalisasi Kantor Kelurahan Paledang dengan anggaran Rp1,7 miliar.
Saat ini proyek tersebut telah memasuki minggu kelima pelaksanaan.
Di sisi lain, Pemkot Bogor juga akan membongkar JPO lama di kawasan Paledang dekat Stasiun Bogor yang selama ini ditutup karena dinilai membahayakan pengguna.
Sebagai penggantinya, pemerintah menyiapkan fasilitas pelican crossing untuk pejalan kaki.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Nasi Goreng Merah di Jakarta, Rasanya Gurih dan Rempahnya Juara
Kelurahan Paledang yang memiliki luas sekitar 176 hektare dan dihuni lebih dari 11 ribu penduduk memang membutuhkan peningkatan infrastruktur.
Selain menjadi kawasan permukiman, wilayah ini juga mencakup area ekonomi, perbankan, wisata belanja, hingga kawasan sekitar Istana Bogor.
Ke depan, pemerintah juga menyiapkan program lanjutan pada 2027 berupa perbaikan akses jalan lingkungan dan pembenahan sistem drainase guna meningkatkan kenyamanan serta keselamatan warga.
Dengan rampungnya dua jembatan baru tersebut, diharapkan akses masyarakat Paledang semakin lancar sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas harian warga.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga