Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gastrofest 2026 Resmi Dibuka, Pemkot Bogor Kurasi Restoran untuk Tingkatkan Standar Internasional

Fikri Rahmat Utama • Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:02 WIB
Gastrofest 2026 di Lapangan IPB Baranangsiang. (Dok. Humas Pemkot Bogor)
Gastrofest 2026 di Lapangan IPB Baranangsiang. (Dok. Humas Pemkot Bogor)

RADAR BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai menyiapkan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing kuliner lokal di tingkat internasional. Salah satunya melalui proses kurasi restoran yang dinilai berpotensi meraih pengakuan Michelin Star.

Langkah tersebut disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, usai membuka Gastrofest 2026 di Lapangan IPB Baranangsiang, Jalan Malabar, Kota Bogor, Sabtu, 27 Juni 2026.

Dedie mengatakan, upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkot Bogor dalam mendorong kota hujan menjadi kota gastronomi yang diakui dunia. Menurutnya, salah satu indikator yang dikenal secara internasional adalah keberadaan restoran dengan standar kualitas tinggi, termasuk yang memperoleh Michelin Star.

Baca Juga: JPO Paledang Bogor Dibongkar, Pengerjaan Ditarget Selesai Sebulan

"Salah satu syarat menuju UNESCO adalah restoran-restorannya memiliki kualitas terbaik, indikator yang dikenal dunia adalah Michelin Star. Bogor sebetulnya punya banyak potensi, hanya mungkin belum pernah diajukan," ujarnya.

Karena itu, ia meminta agar mulai dilakukan proses kurasi terhadap restoran-restoran yang dinilai memenuhi kriteria. Setelah melalui tahapan tersebut, restoran yang layak diharapkan dapat diajukan untuk memperoleh penilaian Michelin Star.

"Nah melalui kegiatan ini saya minta mulai dilakukan kurasi dan kemudian diajukan agar Michelin Star Rating juga bisa dimiliki oleh pelaku usaha di Kota Bogor yang memenuhi syarat," katanya.

Menurut Dedie, Gastrofest 2026 menjadi langkah awal membangun ekosistem gastronomi yang berkelanjutan sekaligus memperkuat identitas kuliner Kota Bogor. Festival tersebut juga akan dijadikan agenda tahunan sebagai bagian dari strategi branding Kota Bogor sebagai kota gastronomi.

"Alhamdulillah hari ini kita mengukir sejarah lagi di Kota Bogor. Kita akan memulai sebuah event yang nantinya akan kita ulang terus secara rutin setiap tahun, yaitu Gastrofest Bogor. Ini merupakan bagian dari komitmen Kota Bogor untuk menjadikan dan mendorong Kota Bogor menjadi kota gastronomi," jelas Dedie.

Gastrofest 2026 merupakan kolaborasi antara Forum Bogor Kota Gastronomi dan myBCA dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Festival tersebut menghadirkan 62 tenant yang seluruhnya merupakan pelaku usaha kuliner lokal Kota Bogor.

Ketua Forum Bogor Kota Gastronomi, Haidar, mengatakan bahwa konsep gastronomi tidak hanya berbicara mengenai makanan, tetapi juga mencakup sejarah, budaya, hingga pengelolaan pangan dari hulu ke hilir.

Menurutnya, Kota Bogor memiliki modal sejarah dan budaya yang kuat untuk berkembang sebagai kota gastronomi. Hal itu, kata dia, perlu diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, akademisi, komunitas, dan pelaku usaha.

"Kota Bogor memiliki sejarah dalam mengelola pangan. Dalam naskah Sunda kuno sudah dijelaskan bagaimana cara bertani dan mengolah pangan dengan baik. Karena itu memang sudah sewajarnya Kota Bogor menjadi kota gastronomi," tutur Haidar.

Ia menambahkan, forum yang dibentuk tersebut akan terus mendorong penguatan identitas gastronomi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi sektor kuliner agar mampu mendukung langkah Bogor menuju pengakuan sebagai Kota Gastronomi UNESCO. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#Gastrofest #bogor