Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Momen Haru Wali Kota Bogor Dedie Rachim Bertemu Anak Putus Sekolah di Jalan, Ini Langkahnya

Eka Rahmawati • Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim bertemu seorang anak di simpang Jalan Dewi Sartika–Jalan Kapten Muslihat yang mengaku putus sekolah. (Dok. Pemkot Bogor)
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim bertemu seorang anak di simpang Jalan Dewi Sartika–Jalan Kapten Muslihat yang mengaku putus sekolah. (Dok. Pemkot Bogor)

RADAR BOGOR - Perjalanan Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, menuju Balai Kota sempat terhenti setelah ia melihat seorang anak membawa gitar tanpa badan (gitar kopong) saat menyeberang di persimpangan Jalan Dewi Sartika dan Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor, pada Jumat, 26 Juni 2026 malam lalu.

Sebelumnya, Dedie baru saja meninjau dimulainya proses pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan tersebut. Setelah peninjauan selesai, ia memilih berjalan kaki melewati Jalan Veteran sebelum kembali ke Balai Kota.

Di tengah perjalanan, perhatian Dedie tertuju pada seorang anak yang mengenakan topi. Ia kemudian menghampiri anak tersebut dan mengajaknya berbincang, termasuk menanyakan aktivitas sehari-hari serta status pendidikannya.

Baca Juga: Muscab Serentak DPC PAN Kota Bogor, Dedie Rachim Targetkan 10 Kursi DPRD di Pemilu 2029

Saat ditanya mengenai sekolah, anak itu mengaku sudah tidak lagi mengenyam pendidikan sejak pandemi Covid-19. Ia menjelaskan bahwa dirinya berhenti sekolah ketika masih duduk di kelas 4 sekolah dasar dan hingga kini belum sempat melanjutkan pendidikan.

Mendengar pengakuan tersebut, Dedie langsung memberikan dorongan agar anak itu kembali bersekolah. Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Bogor untuk membantu proses agar anak tersebut dapat melanjutkan pendidikannya.

"Kamu sekolah lagi ya, harus sekolah, nanti kita urus," ujar Wali Kota Bogor Dedie Rachim sambil merangkul pundak anak tersebut sebagaimana dilansir dari laman resmi Pemerintah Kota Bogor.

Ajakan itu pun disambut positif oleh sang anak yang menyatakan kesediaannya untuk kembali mengikuti pendidikan hingga membuat suasana menjadi haru.

Dedie menjelaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berupaya menekan angka anak putus sekolah melalui Program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Menurutnya, hingga saat ini sudah terdapat 543 anak yang berhasil kembali mengakses pendidikan melalui program tersebut.

Ia menambahkan, mengingat usia anak tersebut masih sekitar 11 tahun, pemerintah akan lebih dahulu mengupayakan agar ia dapat kembali masuk ke sekolah formal. Apabila hal itu tidak memungkinkan, maka ia akan difasilitasi untuk mengikuti pendidikan melalui PKBM sebelum melanjutkan ke jenjang SMP dan pendidikan berikutnya.

Lebih lanjut, Dedie menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus membuka peluang bagi masa depan yang lebih baik. Oleh karena itu, ia terus mengajak anak-anak yang putus sekolah untuk kembali belajar.

Menurutnya, program PKBM dapat diikuti secara gratis sehingga tidak menjadi beban bagi masyarakat. Ia meyakini bahwa pendidikan dan kepemilikan ijazah menjadi salah satu jalan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bogor juga terus mendorong warga yang belum menyelesaikan pendidikan, termasuk mereka yang belum lulus di tingkat SMK, agar kembali melanjutkan sekolah.

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #wali kota #Dedie Rachim #putus sekolah