Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sopir Angkot Demo Depan Kantor Dishub Kota Bogor, Ini Tuntutan yang Mereka Sampaikan

Muhamad Rifki Fauzan • Senin, 29 Juni 2026 | 13:16 WIB
Aksi demo sopir angkot di Kantor Dishub Kota Bogor. (Foto : Fauzan/Radar Bogor)
Aksi demo sopir angkot di Kantor Dishub Kota Bogor. (Foto : Fauzan/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Sopir angkot trayek 21 demo di depan Kantor Dishub Kota Bogor, Senin 29 Juni 2026. Mereka menuntut agar pemerintah mencabut bus stop Biskita.

Dalam aksinya, sopir angkot membawa kendaraan yang mereka kendarai. Armada tersebut kemudian diparkirkan di depan hingga ke dalam kantor Dishub.

Salah satu armada angkot sampai dicorat-coret. Mereka menuangkan tuntutan yang dibawanya dalam coretan tersebut. Tulisan dibuat menggunakan pilox berwarna pink.

Coreta tersebut, hampir diseluruh bagian angkot. Mulai dari sisi depan, samping kanan dan kiri, hingga ke bagian belakang. Sebagian tulisan juga dibuat pakai spidol.

Salah satu sopir angkot, Tono merasa keberadaan dengan penambahan bus stop. Akses pemberhentian ini membuat pendapatan mereka terjun bebas.

“Kami selama ini sudah merasa berat. Persaingan dari Ciawi itu musuhnya sudah banyak ada Cicurug, Cusarua, Cibedug, ditambah Biskita,” bebernya.

Baca Juga: Catat Rekor Kunjungan Terbanyak, 7 Fakta Menarik Taman Margasatwa Ragunan Jakarta

Disamping itu, pelaksanaan operasional Biskita juga tidak sesuai dengan perjanjian awal. Semula akses pemberhentian dijanjikan berbentuk halte, bukan bus stop.

“Kenapa sekarang ada ujug-ujug bus stop sampai 7 titik, Nah, ini merasa keberatan. Dengan adanya bus stop, penumpangnya itu habis semua ke BisKita,” terangnya.

Merosotnya jumlah penumpang angkot sudah berangsur hampir satu bulan. Armada yang dikemudinya, tidak pernah ful terisi.

“Paling banyak 4 orang, 5 orang. Nah, di sini sudah jauh. Makanya merasa keberatan dengan adanya bus stop terlalu banyak itu. Mohonlah dikurangin,” terangnya.

Tono juga turut menyoroti tidak adanya, koordinasi anatara Dishub dengan sopir angkot saat penamnahan bus stop di area Ciawi hingga Tajur.

“Kenapa diberlakukannya pun enggak dikasih tahu. Tiba-tiba sudah berlaku. Nah, di situ merasa keberatan kita ini sopir,” kata Tono ditemui Radar Bogor.

Demo sopir angkot membuahkan hasil. Dishub disebut Tono siap menonaktifkan dua Bus Stop di area depan Mal Boxies Tajur.

“Besok mungkin. Kalau sekarang mungkin lagi dikoordinasikan dulu, ya mudah-mudahan besok sudah enggak aktif lagi,” pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
#Dishub Kota Bogor #demo #sopir angkot