Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tersengat Listrik, Pegawai Dinas PUPR Kota Bogor Meninggal

Muhamad Rifki Fauzan • Senin, 29 Juni 2026 | 19:57 WIB
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Juniarti Estiningsih saat memaparkan terkait meninggalnya salah seorang pegawainya. (Fauzan/Radar Bogor)
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Juniarti Estiningsih saat memaparkan terkait meninggalnya salah seorang pegawainya. (Fauzan/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Seorang pekerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan (PUPR) Kota Bogor berinisial N dikabarkan meninggal dunia diduga tersengat aliran listrik saat menjalani tugas lapangan.

Kabar duka ini dibenarkan oleh Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Juniarti Estiningsih dan korban disebutnya bagian dari tim pemeliharaan.

Insiden ini bermula saat N tengah mengerjakan normalisasi saluran air, pasca pembongkaran PKL di Jalan Tumenggung Wiradiredja pada Sabtu, 27 Juni 2026 pagi.

“Rencananya nanti ke sebelum dilakukan kegiatan di dalamnya yaitu pedestarian dan lain sebagainya, kita harus menormalisasi di lokasi tersebut,” jelas Esti.

Baca Juga: Hari Keluarga Nasional 2026, Dedi Aroza: Perkuat Peran Keluarga Hadapi Tantangan Zaman

Petugas harus merapikan utilitas, sebab di lokasi tersebut banyak kabel kabel yang tertutup oleh bangunan atau lapak-lapak milik PKL.

“Pada waktu pelaksanaan tersebut, ternyata dari pas mau diangkat, tiang di atas menyentuh daripada kabel Sutet,” kata Esti di kantor Dinas PUPR, Senin, 29 Juni 2026.

Atas kejadian itu korban tidak sadarkan diri yang kemudian sempat dilarikan ke salah satu klinik tetrapi pihak klinik dan tidak bisa menanganinya serta dibawa ke Rumah Sakit PMI Bogor.

“Begitu tidak sadarkan diri, dibawa ke klinik terdekat, klinik juga sudah angkat tangan, akhirnya kita bawa ke PMI dan dinyatakan meninggal setelah pemeriksaan,” bebernya.

Esti mengungkapkan sebetulnya ada dua korban dari kejadian ini, tetapi korban berinisial U selamat dan satu malam menjalani rawat inap.

“Dalam kondisinya sampai sekarang alhamdulillah jantung semuanya sudah dicek segala sesuatunya dalam kondisi baik,” terang Esti.

Dinas PUPR Kota Bogor disebut Esti menyampaikan luka mendalam atas insiden yang merenggut korban jiwa ini dan pihaknya pun menyayangkan kejadian tersebut.

“Kami dari PUPR meminta permohonan maaf yang sebesar-besarnya terkait dengan kecelakaan kerja ini, karena hal ini di luar daripada kemampuan kami sebagai manusia,” ujarnya.

Petugas di lapangan diklaim Esti sudah sering diingatkan untuk menggunakan alat-alat pengaman dan insiden ini murni bagian dari kecelakaan kerja. 

“Karena kenyataannya memang terkait dengan aliran listrik ini yang memang tidak bisa dipungkiri sehingga menyebabkan kematian,” tutupnya.(bay)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #dinas pupr #tersengat listrik #meninggal