Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pengurus Baru ASBENINDO Dilantik di IICC Bogor, Fokus Bangun Kemandirian Benih Indonesia

Fikri Rahmat Utama • Rabu, 1 Juli 2026 | 11:57 WIB
Pengukuhan pengurus baru ASBENINDO periode 2026-2031 di IPB International Convention Center Bogor. (Foto: Fikri/Radar Bogor)
Pengukuhan pengurus baru ASBENINDO periode 2026-2031 di IPB International Convention Center Bogor. (Foto: Fikri/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Asosiasi Perbenihan Indonesia atau ASBENINDO resmi mengukuhkan pengurus baru periode 2026-2031 di IPB International Convention Center (IICC), Bogor, Rabu 1 Juni 2026.

Bersamaan dengan pelantikan pengurus baru ASBENINDO itu, digelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 untuk menyusun sistem perbenihan nasional yang lebih solid.

Pengukuhan pengurus mengusung tema "Sinergi Benih, Daulat Negeri". Melalui kepengurusan baru ini, ASBENINDO ingin memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, hingga petani agar industri perbenihan nasional semakin mandiri dan berdaya saing.

Ketua Umum ASBENINDO periode 2026-2031, Ayub Darmanto, mengatakan benih menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

Karena itu, organisasinya berkomitmen memperkuat kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan.

"Kedaulatan pangan tidak dapat dilepaskan dari kedaulatan benih. Kami berkomitmen memperkuat kolaborasi agar Indonesia memiliki sistem perbenihan yang mandiri dan berdaya saing tinggi," ujarnya.

Baca Juga: Telkomsel Hadirkan Paket Seru Nonton Piala Dunia 2026, Ini Cara Aktivasi dan Lokasi Nobarnya

Ayub menambahkan, ASBENINDO akan terus mendukung program pemerintah, terutama dalam menjaga swasembada pangan.

Menurutnya, seluruh anggota asosiasi akan berupaya menyediakan benih unggul yang berkualitas untuk memenuhi kebutuhan petani.

"Kami akan berusaha bersama seluruh anggota menyiapkan benih unggul yang baik dan berkualitas. Kami juga ingin memperkuat kolaborasi dengan berbagai asosiasi agar memiliki langkah yang sama dalam mendukung program pemerintah," katanya.

Selain itu, ASBENINDO juga mendorong kerja sama dengan perguruan tinggi untuk memperkuat riset.

Langkah tersebut diharapkan mampu menghasilkan varietas benih baru yang mampu bersaing dengan produk luar negeri sekaligus meningkatkan produksi benih dalam negeri.

Dalam Rakernas 2026, ASBENINDO menetapkan empat program prioritas. Pertama, memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah, termasuk mendorong penyederhanaan sertifikasi benih dan penyesuaian kebijakan harga benih.

Kedua, meningkatkan perlindungan dan kapasitas pelaku usaha perbenihan melalui sertifikasi profesi, perlindungan hak kekayaan intelektual, serta penyediaan data industri.

Program ketiga difokuskan pada penguatan kerja sama internasional, pengembangan riset, dan pemanfaatan teknologi untuk mempercepat transfer pengetahuan kepada petani.

Sementara program keempat diarahkan untuk memperkuat pendanaan organisasi agar seluruh program dapat berjalan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Dewan Pembina ASBENINDO sekaligus Ketua Umum MPPI, Dr. E. Herman Khaeron, menilai benih merupakan fondasi utama sektor pertanian.

Baca Juga: Menilik Pesona Situ Jatijajar, Oase Wisata Murah di Jantung Tapos Kota Depok

Menurutnya, keberhasilan swasembada pangan harus diawali dengan kemandirian benih.

"Benih adalah bagian dari kehidupan. Tanpa benih tidak akan ada pangan. Karena itu, swasembada pangan harus dimulai dari swasembada benih," ujarnya.

Herman mengatakan Indonesia memiliki momentum besar untuk memperkuat sektor pertanian karena pemerintah menjadikan pangan sebagai program prioritas. 

Ia berharap seluruh pihak dapat bekerja sama untuk mewujudkan swasembada benih, pupuk, hingga sarana produksi pertanian lainnya.

Menurutnya, upaya tersebut harus melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, komunitas, dan media.

Kolaborasi lima unsur itu dinilai penting agar inovasi dan kebijakan dapat berjalan hingga ke tingkat petani.

"Kalau semua pihak bergerak bersama, target swasembada pangan akan lebih mudah dicapai," katanya. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#ASBENINDO #Perbenihan #bogor #pengurus baru