RADAR BOGOR - BPJS Kesehatan Cabang Kota Bogor memastikan hubungan kerja sama dengan RSUD Kota Bogor kini berjalan normal. Kendala administrasi dan komunikasi yang sempat memengaruhi proses pengajuan klaim pada akhir 2025 telah diselesaikan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Bogor Jayadi menyampaikan bahwa persoalan yang terjadi sebelumnya bukan disebabkan terhambatnya pembayaran dari BPJS Kesehatan, melainkan lebih kepada kendala komunikasi dan administrasi dalam proses pengajuan klaim.
"Ini sebenarnya murni persoalan komunikasi, pengajuan klaim yang sempat tertunda di akhir Desember, saat saya baru masuk ke sini, sudah kami rapikan dan bayarkan," ujar Jayadi kepada Radar Bogor, Kamis, 2 Juli 2026.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Catat 282,7 Juta Peserta JKN, Cakupan Tembus 98,62 Persen Penduduk
Menurut Jayadi, koordinasi antara BPJS Kesehatan dan RSUD Kota Bogor kini berjalan jauh lebih baik. Kehadiran jajaran direksi baru di RSUD juga dinilai membawa perbaikan dalam pengelolaan administrasi klaim.
"Sekarang, dengan adanya direktur RSUD yang baru, sudah terjadi banyak perbaikan administratif, kami terus berkoordinasi secara intens," ujarnya.
Jayadi berharap perbaikan tersebut tidak hanya berdampak pada kelancaran administrasi klaim, tetapi juga diikuti peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
"Harapan kami, perbaikan ini tidak hanya pada kelancaran pengajuan klaimnya saja, tetapi seimbang dengan peningkatan kualitas pelayanannya kepada masyarakat. Secara keseluruhan, kondisinya sekarang sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," katanya.
Di sisi lain, Jayadi menyebut kondisi penyelenggaraan Program JKN di Kota Bogor juga menunjukkan capaian yang baik. Kota Bogor telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) dengan cakupan kepesertaan di atas 98 persen. Tingkat keaktifan peserta juga mencapai 80,19 persen, sesuai target nasional, capaian tersebut mengantarkan Kota Bogor kembali meraih UHC Award 2026 kategori Pratama.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kota Bogor dalam memastikan masyarakat memperoleh perlindungan jaminan kesehatan.
"Kami berterima kasih kepada Bapak Wali Kota dan jajaran Pemerintah Kota Bogor yang telah memberikan dukungan serta kepercayaan penuh kepada kami dalam menyelenggarakan Jaminan Kesehatan Nasional," ucapnya.
Selain memastikan koordinasi dengan rumah sakit berjalan baik, BPJS Kesehatan Cabang Kota Bogor juga terus memprioritaskan mutu pelayanan bagi peserta JKN, salah satunya dengan memastikan tidak ada peserta yang ditolak rumah sakit karena kendala status kepesertaan.
"Kami terus memastikan peserta yang berobat mendapatkan pelayanan, jangan sampai ada peserta masuk rumah sakit, tetapi status kepesertaannya tidak aktif sehingga tidak bisa dijamin. Kami juga rutin memantau sistem antrean agar pelayanan, terutama bagi lansia, tetap berjalan dengan baik," tuturnya.(uma)
Editor : Eka Rahmawati