Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

6 Ribu Siswa Kota Bogor Gagal Masuk SMP Negeri, Siapkan Beasiswa ke Swasta

Muhamad Rifki Fauzan • Jumat, 3 Juli 2026 | 13:57 WIB
Ilustrasi ribuan siswa di Kota Bogor tak lolos masuk SMP negeri.
Ilustrasi ribuan siswa di Kota Bogor tak lolos masuk SMP negeri.

RADAR BOGOR - Sebanyak 6 ribu siswa gagal masuk SMP Negeri. Data ini diproleh dari akumulasi antara jumlah pendaftar dengan yang diterima pada SPMB 2026.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bogor, Yosep Berliana mengungkapkan, jumlah pendaftar mencapai 13.528 siswa. Sementara yang diterima di SMP Negeri 7.125 siswa.

Jumlah tersebut terbagi dari beberapa jalur. Pertama afirmasi dengan pendaftar 2.892 dan yang diterima lewat jalur ini hanya 1.776.

Sementara itu, seluruh pendaftar melalui jalur mutasi dipastikan lolos seleksi. Dari 155 peserta yang mendaftar, seluruhnya diterima sesuai kuota yang tersedia.

“Jalur prestasi 4.787 pendaftar yang diterima 2.175. Dan terakhir Jalur domisili 5.694 pendaftar sementara yang diterima 3.019,” ungkap Yosep.

Bagi siswa yang gagal masuk SMP Negeri, Pemkot disebut Yosep sudah menyiapkan beasiswa pendidikan senilai Rp3 juta untuk mereka yang hendak ke sekolah swasta.

Baca Juga: Jadwal Pencairan PKH BPNT Tahap Ketiga 2026, Kapan Cairnya? Cek Prediksinya di Sini

“Kuotanya dua ribu orang, dengan anggaran Rp3 juta per tahun. Bahasa kerennya belajar gratis untuk siswa yang ke sekolah swasta,” beber Yosep.

Yosep mengungkapkan beasiswa itu hanya berlaku untuk sekolah swasta yang sudah bekerja sama. Totalnya lebih kurang mencapi 54 sekolah.

“Itu termasuk MTS juga. Jadi namanya sekolah mitra. Kami sudah ferivikasi lapangan tidak semua sekolah swasta bisa jadi mitra,” terang Yosep.

Siswa yang butuh beasiswa pendidikan juga mesti memenuhi beberapa persyaratan. Pertama mereka berasal dari keluarga kelompok desil satu sampai lima.

“Kami prioritaskan desil satu sampai desil lima. Tapi tentu dalam perjalannya kuota ini masih jauh dari jumlah siswa yang tidak diterima,” ujarnya.

Program pendidikan ini sudah disoosialisasikan jauh sebelum SPMB dimulai. Sehingga Yosep mengkalim calon siswa sudah mengetahuinya.

“Siswa yang tidak memenuhi syarat sebagian sudah memilih sekolah swasta yang diinginkannya. Jadi insya allah semua tetap bisa sekolah,” pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
#dinas pendidikan #kota bogor #SMP negeri