RADAR BOGOR – Koperasi masih dipandang sebagai salah satu pilar utama dalam memperkuat perekonomian berbasis masyarakat di Kota Bogor. Di tengah dinamika dan tantangan ekonomi yang terus berkembang, keberadaan koperasi dinilai mampu memberikan dukungan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menciptakan kesempatan kerja, serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pandangan tersebut disampaikan dalam podcast bertema Bangkitkan Ekonomi Rakyat Bersama Dekopinda Kota Bogor yang diselenggarakan di D'Karamba Margajaya, Kecamatan Bogor Barat.
Baca Juga: Warga Bogor Bersiap, Perumda Tirta Kahuripan Umumkan Gangguan Air Selama 2 Hari
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bogor terus berupaya memperkuat peran koperasi agar mampu berkembang seiring dengan perubahan zaman.
Menurutnya, koperasi tidak sekadar berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat yang memiliki kontribusi besar dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan.
Dedie menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bogor berkomitmen untuk menghadirkan koperasi yang memiliki tata kelola yang baik, profesional, transparan, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
"Pemkot Bogor memandang koperasi bukan hanya sebagai badan usaha, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan masyarakat, karena itu kami terus mendorong terciptanya koperasi yang sehat, profesional, transparan, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman," ujar Dedie.
Podcast yang mengangkat tema Warisan Sejarah Menuju Koperasi Digital Masa Depan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Koperasi ke-79 tingkat Kota Bogor yang diperingati setiap tanggal 12 Juli.
Pada kesempatan itu, Dedie juga menyampaikan bahwa penguatan koperasi selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan melalui gerakan koperasi.
Dalam hal ini, pemerintah menjalankan fungsi sebagai fasilitator, regulator, sekaligus mitra strategis agar koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Ia menambahkan bahwa momentum Hari Koperasi menjadi kesempatan untuk semakin mengoptimalkan peran koperasi dalam menggerakkan perekonomian rakyat.
Menurutnya, kehadiran program Koperasi Merah Putih di Indonesia diharapkan mampu membuka berbagai peluang baru yang dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat di masa mendatang.
Acara tersebut turut menghadirkan Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat.
Dalam pemaparannya, Ade menjelaskan bahwa koperasi saat ini terus melakukan transformasi melalui pemanfaatan teknologi digital agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Ia juga menilai bahwa koperasi perlu lebih dekat dengan generasi muda sehingga mampu berkembang sesuai dengan kebutuhan masa kini.
Sebagai bentuk transformasi tersebut, Dekopinda tengah mengembangkan berbagai inovasi, di antaranya penyediaan Learning Management System (LMS) serta pembangunan situs web resmi Dekopinda yang akan menjadi media informasi, termasuk untuk penyelenggaraan podcast dan penyebaran berbagai informasi terkait koperasi.
"Insyaallah dalam tahun ini Harkop sekarang tuh akan selain tadi LMS, Learning Management System, kemudian juga membuat website tentang Dekopinda. Jadi setiap saat bisa info podcast," kata Ade.
Selain itu, Dekopinda juga mengembangkan Si Maxcel, yaitu sistem manajemen akuntansi berbasis Microsoft Excel yang dirancang untuk membantu koperasi dalam mengelola administrasi dan pencatatan keuangan secara lebih mudah dan efisien.
Ade juga mengungkapkan bahwa Dekopinda berkomitmen mendukung pengembangan Kota Bogor sebagai kota gastronomi. Dalam upaya tersebut, koperasi diarahkan untuk berperan sebagai agregator yang menghubungkan berbagai kebutuhan sehingga sebagian kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi melalui jaringan koperasi.
Lebih lanjut, Ade menegaskan bahwa citra koperasi saat ini tidak lagi terbatas pada aktivitas simpan pinjam. Koperasi telah berkembang menjadi wadah yang menumbuhkan nilai gotong royong, kebersamaan, dan kekeluargaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Oleh karena itu, keberhasilan koperasi memerlukan dukungan dari berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat dengan tetap berlandaskan pada prinsip-prinsip koperasi.
"Tentu juga dengan prinsip-prinsip yang sudah jelas, gotong royong dan kekeluargaan," pungkasnya.(bay)
Editor : Eka Rahmawati