Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Isi Kursi Kepala Dinas di Kota Bogor yang Masih Kosong, 10 Pejabat Ikuti Seleksi

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 9 Juli 2026 | 12:29 WIB
Gedung Balaikota Bogor. 10 pejabat ikut seleksi kursi kepala dinas. (Dok Radar Bogor)
Gedung Balaikota Bogor. 10 pejabat ikut seleksi kursi kepala dinas. (Dok Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Sebanyak 10 pejabat di Kota Bogor, tengah menjalani seleksi, untuk mengisi kursi kepala dinas yang hingga saat ini masih kosong.

Kursi kepala dinas yang masih kosong itu di antaranya, Diskominfo, DPMTSP dan Bapperida. Pejabat yang semula menjabat kursi tersebut mendapat amanah baru.

Kepala BKPSDM Kota Bogor, Dani Rahadian menjelaskan pengisian kursi kepala dinas saat ini sudah tidak lagi menggunakan skema open bidding.

“Tapi sekarang pakai sistem merit. Pakai skema manajemen talenta, jadi kuris yang kosong pasti akan segera diisi,” kata Dani pada Radar Bogor.

Seleksi manajement talenta sudah lama dimulai. Dani menjelaskan setiap pengisian jabatan diikuti oleh 5 orang suksesor atau peserta.

“Sudah (Manajement Talenta) ringgal rekomendasi dari tim Panitia Seleksi. Setiap pengisian 1 jabatan, calon suksesor ada 5 orang,” jelas Dani.

Baca Juga: Samsat Mulai Datangi Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak, Warga Diminta Tak Khawatir

Namun saat ini baru ada 10 orang yang mengikuti seleksi manajement talenta. Sosok yang terpilih akan ditempatkan untuk mengisi Kepala DPMTSP dan Bapperida.

“Sekarang baru 2 dulu pengisian, yaitu DPMTSP dan Bapperida jadi ada 10, sisanya segera menyusul,” beber Dani, dikonfirmasi lebih lanjut, Kamis (9/7/2026).

Dani enggan merinci siapa saja yang sudah mengikuti seleksi manajemen talenta itu. Ia menggaransi semua prosesnya akan disesuaikan dengan klasifikasi.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menyerahkan semua proses pengisian kursi kepala dinas disesuaikan dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.

Hanya saja Jenal memberi persyaratan, yang pertama sosok pejabatnya harus menamkan nilai kejujuran, profesionalitas dan berintegritas.

“Tidak ada (Sosok yang diinginkan) yang terpenting, lebih kepada mengedepankan integritas, kredibilitas, moralitas dan punya nilai kejujuran,” pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #kepala dinas #pejabat #seleksi