Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Perlintasan Liar Kereta Api di Sukaresmi Bogor Ditutup Permanen, KAI Pasang 8 Patok

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 9 Juli 2026 | 16:14 WIB
Petugas PT KAI saat menutup lintasan kereta di Sukaresmi, Kota Bogor. (Dok. Humas PT KAI)
Petugas PT KAI saat menutup lintasan kereta di Sukaresmi, Kota Bogor. (Dok. Humas PT KAI)

RADAR BOGOR - PT Kereta Api Indonesia (KAI) secara resmi menutup permanen pelintasan liar yang berada di Gang Haji Goni, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Kamis, 9 Juli 2026. Penutupan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan di kawasan perlintasan tidak resmi.

Dalam pelaksanaannya, PT KAI memasang delapan patok pembatas sebagai penghalang akses di lokasi tersebut. Pelintasan liar itu berada pada Kilometer (KM) 48, tepatnya di jalur yang menghubungkan Stasiun Cilebut dan Stasiun Bogor.

Baca Juga: Layanan Biskita Kota Bogor Wajib Lelang Desember, Hindari Penghentian Operasional

Franoto menegaskan bahwa kebijakan penutupan pelintasan liar bukan bertujuan membatasi aktivitas masyarakat, melainkan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan aspek keselamatan.

“Pelintasan liar ini memiliki tingkat resiko yang sangat tinggi karena tidak dilengkapi fasilitas keselamatan, melalui penutupan ini kami ingin mencegah kecelakaan,” ujar Franoto.

Ia mengungkapkan bahwa pelintasan di Sukaresmi merupakan salah satu dari 28 titik yang telah berhasil ditutup oleh PT KAI. Selanjutnya, perusahaan masih menargetkan penutupan di 31 lokasi lainnya sebagai bagian dari program peningkatan keselamatan di wilayah operasional.

Secara keseluruhan, realisasi program penutupan pelintasan liar telah mencapai sekitar 90 persen. Franoto menjelaskan bahwa pelaksanaan program dilakukan secara bertahap melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kewilayahan, serta dukungan masyarakat setempat.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari sinergi seluruh pemangku kepentingan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung penutupan pelintasan liar demi menciptakan lingkungan perkeretaapian yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan.

Lebih lanjut, Franoto mengimbau masyarakat agar tidak membuka kembali akses yang telah ditutup maupun membuat pelintasan liar baru. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan perlintasan resmi yang telah tersedia serta selalu mengutamakan keselamatan dengan memastikan kondisi jalur aman sebelum melintas.

Ke depan, KAI Daop 1 Jakarta berkomitmen menyelesaikan penutupan seluruh pelintasan liar yang masih tersisa, termasuk di wilayah Kota Bogor. Selain itu, perusahaan akan terus memperkuat edukasi mengenai keselamatan perkeretaapian kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun budaya tertib dan aman dalam menggunakan fasilitas transportasi kereta api.

Langkah tersebut menjadi wujud komitmen PT KAI dalam menghadirkan layanan transportasi perkeretaapian yang selamat, aman, nyaman, dan andal, sekaligus mendukung terciptanya ekosistem transportasi yang mengedepankan keselamatan bagi seluruh pengguna maupun masyarakat di sekitar jalur kereta api.(bay)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #perlintasan liar #kai #kereta #sukaresmi