Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dedie Rachim Minta Program BRT Pemprov Jabar Berlaku di Kota Bogor

Muhammad Rifki Fauzan • Kamis, 9 Juli 2026 | 17:49 WIB
Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat menyampaikan keterangan soal penertiban angkot tua. (Foto : Fauzan/Radar Bogor)
Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat menyampaikan keterangan. (Fauzan/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Program Bus Rapit Transit (BRT) yang digawangi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharap turut menyasar ke Kota Bogor.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan program BRT ini sebetulnya sudah lama berjalan. Hanya saja baru menyasar di wilayah Bandung Raya.

“Jadi harapannya nanti kita juga kepingin bukan hanya di wilayah Bandung Raya saja yang ada BRT nya, tapi di Kota Bogor juga ada,” jelas Dedie pada awak media.

Baca Juga: Akses ke Stasiun Parungpanjang Bogor Mandek, Ini Penyebabnya

Keberadaan program BRT ini dinilai penting. Armada bisnya bisa menggantikan sejumlah trayek angkot yang hingga kini masih masuk ke Bogor.

“Misalnya angkot Cisarua yang ke Bogor diganti dengan bis. Jadi nanti bisa aja, Cisarua, Bogor sampai dengan Depok. Pengganti angkotnya disitu,” jelas Dedie.

Trayek angkot yang dimungkinkan bisa diganti juga misalnya Leuwiliang. Armada bisnya bisa melintas dari lokasi tersebut, kemudian ke Bogor dan finish di Parung.

“Jadi penataan transportasi ini tidak hanya Kota Bogor saka tapi juga jawa barat kita minta partisipasinya,” ujar Dedie.

Tidak hanya itu, Dedie juga mendesak agar Pemprov Jabar berhenti mengeluarkan izin baru AKDP. Jumlah armadanya saat ini sudah terlalu banyak. 

“Ini penting banget, kenapa, karena hampir 7 ribu angkot kabupaten menusuk ke jantung Kota Bogor. Maka saya minta untuk tidak lagi mengeluarkan izin baru,” ucapnya.

Apabila dimungkinkan, Provinsi Jawa Barat ikut menerapkan batas usia teknis AKDP yang mengaspal. Hal ini seperti yang dilakukan oleh Kota Bogor itu sendiri.

“Kami sedang berbenah. Kalau pa Gubernur, Kadishubnya tidak merespon positif tentu permasalahan kemacetan di Kota Bogor masih terus terjadi,” pungkasnya. (bay)

Editor : Eka Rahmawati
#brt #bogor #Dedie Rachim