Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jalur R2 Sisi Utara Mulai Digarap, Hubungkan Jalan KS Tubun Bogor ke Kaum Sari

Muhamad Rifki Fauzan • Jumat, 10 Juli 2026 | 20:11 WIB
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat meninjau jalur R2. (Fauzan/Radar Bogor)
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat meninjau jalur R2. (Fauzan/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Jalur Ring Road (R2) sisi utara Kota Bogor mulai digarap, akses ini rencananya akan menghubungkan Jalan KS Tubun ke arah OCBD atau Kaum Sari.

Pemerintah Kota Bogor saat ini tengah melakukan land clearing, Jumat, 10 Juli 2026, satu alat berat dikerakan untuk mendukung proses tersebut.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menjelaskan pembukaan jalur R2 ini sebagai upaya pemerintah dalam mengurai kemacetan di tengah Kota Bogor.

“Pada saat kami memetakan, aset yang paling mungkin kita prioritaskan untuk kita kerjakan, salah satunya Ring Road 2 sisi Utara ini,” ujar Dedie kepada wartawan.

Dedie menerangkan lahan R2 ini semula disewa oleh El Centro Bogor untuk menjadi akses salah satu gedung, tetapi sejak tahun 2022 mereka sudah mangkrak.

Baca Juga: Wakil Wali Kota Bogor Minta Satpol PP Lebih Tegas Tertibkan PKL di Lokasi Terlarang

“Mereka belum melunasi kewajibannya untuk penyewaan akses, atau lahan, jadi itu kenapa kemarin-kemarin R2 ini tidak kami prioritaskan,” jelas Dedie.

Ke depan, jalur R2 ini bisa juga dimanfaatkan oleh warga Kecamatan Bogor Barat, Utara dan Kecamatan Tanah Sareal yang hendak ke arah R3.

“Lambat laun akan kita mulai urai, dari R2 sisi utara atau KS Tubun menuju Kaum Sari, 
kemudian kalau Kaum Sari kita perbaiki juga tinggal disambung ke R3,” beber Dedie.

Pembukaan akses R2 ini juga disebut Dedie dapat membantu dunia usaha. Misalnya gedung bertingkat milik El Centro yang sudah lama terbengkalai.

“Kami melihat akses ini justru memudahkan El Centro untuk melelang, karena sudah ada aksesnya yang mangkrak ini (gedung) mungkin bisa dibangun kembali,” imbuhnya.

Panjang jalur R2 sisi Utara ini mencapai lebih kurang 360 meter dengan lebar 32 meter, kondisi ini dimungkinkan untuk bisa dilalui oleh dua lajur.

“Nanti kami lihat, tapi yang penting permasalahan asetnya kita amankan dan kita tindak lanjut dengan pengerjaan land clearing,” ucapnya.

Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estingingsih menjelaskan pembangunan fisik jalur R2 sisi Utara belum bisa dimulai pada tahun ini.

“Pembukaan akses  dulu, insyaallah akan kita anggarkan di perubahan 2027, karena awalnya ini tidak masuk rencana, tapi kenapa tidak kita coba garap,” terangnya.

Esti turut membocorkan design jalur R2 ini, rencananya jalur tersebut akan berada di bawah aliran Sungai Cibagolo, konsepnya seperti di Kedung Halang atau Talang.

“Jadi jalannya ada di bawah, sungainya di atas, karena kita melihat elepasi tanahnya menuju titik 0 OCBD agak turun, di sana juga dari KS Tubun juga sama, jadi terlalu curam untuk jalan,” pungkasnya.(bay)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #R2