Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KAGUME Bekali Guru dan Orang Tua Tingkatkan Fokus ABK Lewat Integrasi Sensori Motor

Fikri Rahmat Utama • Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:26 WIB
Kegiatan Bincang Asik KAGUME yang digelar di Sarang Elang. (Foto: Kagume for Radar Bogor)
Kegiatan Bincang Asik KAGUME yang digelar di Sarang Elang. (Foto: Kagume for Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Ikatan Guru Anak Istimewa (KAGUME) menggelar Bincang Asik KAGUME (BISIK) yang digelar di Sarang Elang, Komplek Al Khasanah, Tanah Baru, Kota Bogor Sabtu 11 Juli 2026. 

Kegiatan tersebut mengangkat tema "Pentingnya Integrasi Sensori Motor untuk Meningkatkan Fokus dan Daya Ingat pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)".

Ketua KAGUME, Ari Hakiki, mengatakan kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman bagi guru, orang tua, serta pegiat pendidikan inklusi agar memiliki pemahaman yang lebih baik dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus.

"Kegiatan BISIK ini merupakan bagian dari upaya KAGUME untuk meningkatkan kapasitas guru, guru pendamping khusus, orang tua, dan seluruh pihak yang peduli terhadap pendidikan inklusif. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara langsung dalam proses pendampingan anak," ujarnya.

Pada kegiatan tersebut, KAGUME menghadirkan kinesiolog Prima Alamanda sebagai narasumber.

Ia memaparkan pentingnya integrasi sensori motor dalam mendukung kemampuan anak berkebutuhan khusus, terutama untuk meningkatkan fokus, daya ingat, serta kesiapan mengikuti proses belajar.

Baca Juga: iCar V23 : SUV Listrik Retro-Modern yang Siap Tampil Beda di Segala Medan

Materi yang disampaikan juga dilengkapi dengan praktik sederhana yang dapat diterapkan di sekolah maupun di rumah.

Dengan pendekatan tersebut, peserta diharapkan mampu memahami kebutuhan sensori anak dan memberikan stimulasi yang sesuai dengan tahap perkembangannya.

Sebanyak 62 peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri atas guru dari berbagai sekolah inklusi, guru pendamping khusus, orang tua anak berkebutuhan khusus, serta pegiat pendidikan inklusi.

Selama sesi berlangsung, peserta aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi saat mendampingi anak.

Ari menambahkan, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan komunitas menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan setiap anak.

"KAGUME akan terus menghadirkan ruang belajar bersama seperti BISIK sebagai bentuk komitmen memperkuat pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berpihak pada kebutuhan setiap anak," pungkasnya. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#kagume #kota bogor #anak berkebutuhan khusus