Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Festival Kopyor 2026, Dorong Ekosistem Kelapa Kopyor dari Budidaya hingga Produk Olahan

Fikri Rahmat Utama • Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:47 WIB
Festival Kopyor 2026 di Kebun Kopyor Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) PT Riset Perkebunan Nusantara, Pasir Kuda, Kota Bogor. (Foto: Fikri/Radar Bogor)
Festival Kopyor 2026 di Kebun Kopyor Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) PT Riset Perkebunan Nusantara, Pasir Kuda, Kota Bogor. (Foto: Fikri/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Festival Kopyor 2026 kembali digelar di Kebun Kopyor Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) PT Riset Perkebunan Nusantara, Pasir Kuda, Kota Bogor, Sabtu 11 Juli 2026.

Memasuki penyelenggaraan tahun ketiga, Festival Kopyor ini menjadi upaya memperkuat ekosistem kelapa kopyor.

Wakil Kepala PPKS PT Riset Perkebunan Nusantara, Riza Putranto, mengatakan Festival Kopyor telah menjadi agenda tahunan yang bertujuan mendekatkan masyarakat dengan salah satu varietas unggul kelapa asli Indonesia.

Menurutnya, PPKS mengelola kebun kelapa kopyor seluas 24 hektare di tengah Kota Bogor.

Kawasan tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan agronomi dan penelitian, tetapi juga dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi.

"Festival ini kami selenggarakan untuk merangkul masyarakat sebagai bagian dari ekosistem. Kami ingin memperkenalkan kelapa kopyor sebagai salah satu varietas unggul Indonesia sekaligus mendorong pemanfaatannya lebih luas," ujar Riza.

Baca Juga: Pesona Kampung Turis Karawang, Resort dan Taman Hiburan Keluarga Berhawa Sejuk

Ia menjelaskan, salah satu cara memperkenalkan kelapa kopyor kepada masyarakat dilakukan melalui pengembangan produk turunan.

Karena itu, Festival Kopyor 2026 menghadirkan berbagai kegiatan, termasuk kompetisi memasak yang memadukan kelapa kopyor dengan beragam bahan pangan lainnya.

"Harapannya masyarakat semakin mengenal kopyor dan melihat potensinya sebagai bahan baku berbagai produk olahan," katanya.

Festival Kopyor 2026 berlangsung selama dua hari, yakni 11 hingga 12 Juli 2026, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.

Di luar penyelenggaraan festival, Kebun Kopyor PPKS tetap dibuka setiap hari sehingga masyarakat dapat berkunjung dan menikmati kelapa kopyor langsung dari kebun.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie Rachim menilai keberadaan kebun kelapa kopyor seluas 24 hektare tersebut merupakan potensi besar yang dimiliki Kota Bogor.

Menurutnya, kawasan itu memiliki kekuatan karena menggabungkan kebun, pusat penelitian, komunitas, hingga produk turunannya dalam satu lokasi.

Baca Juga: KAGUME Bekali Guru dan Orang Tua Tingkatkan Fokus ABK Lewat Integrasi Sensori Motor

"Ke depan kawasan ini akan terus dikembangkan menjadi sebuah ekosistem, mulai dari budidaya kelapa kopyor sampai berbagai produk turunannya. Ini menjadi potensi wisata yang besar bagi Kota Bogor," ujar Dedie.

Ia menambahkan, pengembangan kawasan tersebut sejalan dengan identitas Kota Bogor sebagai City of Gastronomy.

Keberadaan riset, perkebunan, serta produk pangan berbasis kelapa kopyor dinilai menjadi daya tarik yang dapat menarik minat wisatawan dan masyarakat dari berbagai daerah. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#Festival Kopyor #kota bogor #kelapa kopyor