Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Guru di Kota Bogor Diajak Cegah Kanker, Ini Langkah Nyatanya

Lucky Lukman Nul Hakim • Minggu, 12 Juli 2026 | 16:38 WIB
Kegiatan ‘Saturday Health Talk for Teacher’, kolaborasi IGI Kota Bogor bersama Nutrihub. (dokumentasi IGI Kota Bogor)
Kegiatan ‘Saturday Health Talk for Teacher’, kolaborasi IGI Kota Bogor bersama Nutrihub. (dokumentasi IGI Kota Bogor)

RADAR BOGOR - Kesadaran akan pentingnya hidup sehat, kini menjadi perhatian serius di dunia pendidikan. 

Berangkat dari semangat tersebut, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Bogor berkolaborasi dengan Nutrihub menggelar kegiatan Saturday Health Talk for Teacher pada Sabtu, 11 Juli 2026, di Kantor Nutrihub Kota Bogor.

Kegiatan ini, diikuti puluhan guru dari berbagai sekolah di Kota Bogor dengan mengangkat dua isu penting, yakni peningkatan kesadaran mengenai deteksi dini dan pencegahan kanker di kalangan pendidik serta penguatan komitmen mewujudkan sekolah sehat melalui penerapan gaya hidup sehat.

Dukung Program GERMAS dan PHBS

Acara dibuka oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bogor, Ika, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. 

Baca Juga: 10 Kecamatan di Bogor Mulai Dilanda Kekeringan, Pemkab Siapkan Sumur dan Normalisasi Saluran Air

Menurutnya, program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan pendidikan.

Ia menegaskan, guru memiliki posisi strategis sebagai teladan bagi peserta didik dalam membangun budaya hidup sehat sejak usia dini. 

Melalui berbagai aktivitas pembelajaran dan kebiasaan di sekolah, guru dapat menanamkan pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan.

Edukasi Pencegahan Kanker Dimulai dari Perubahan Gaya Hidup

Pada sesi pertama, Mona Panggabean, narasumber dari Yayasan Pemerhati Kanker Indonesia, memberikan edukasi mengenai penyebab kanker, gejala yang perlu diwaspadai, hingga langkah-langkah pencegahannya.

Baca Juga: Semarak Muharam di BCC Bogor! 60 Anak Ramaikan Muharam Competition dengan Lomba Adzan hingga Fashion Show

Ia mengungkapkan, angka kasus kanker di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan, termasuk pada kelompok usia remaja. 

Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa pola hidup sehat harus mulai diterapkan sejak dini.

Materi yang disampaikan mendapat respons positif dari peserta. 

Salah satunya datang dari Chairunnisa Viana Rachmawati, mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), yang mengaku memperoleh banyak wawasan baru mengenai kaitan gaya hidup dengan risiko kanker.

"Saya mendapat banyak informasi tentang kanker, terutama kaitannya dengan remaja dan gaya hidup. Ini menjadi peringatan bagi saya untuk mulai menjalani pola hidup sehat sejak sekarang, seperti mengurangi makanan berpengawet, membatasi konsumsi minuman tinggi gula saat nongkrong di kafe, tidak sering begadang, serta rutin berolahraga," ujarnya.

CEO Nutrifood: Guru Adalah Role Model Hidup Sehat

Memasuki sesi kedua, peserta mendapat inspirasi dari CEO Nutrifood, Mardi Wu, yang membagikan pengalaman perusahaan dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan kerja.

Menurut Mardi Wu, berbagai program kesehatan telah diterapkan di Nutrifood, mulai dari penyediaan kantin sehat, pengendalian konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL), edukasi kesehatan keluarga karyawan, hingga pelaksanaan berbagai kegiatan olahraga dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Baca Juga: Lahan di Sukaraja Bogor Kebakaran, Damkar Larang Bakar Sampah saat Musim Kemarau

"Hidup sehat itu menular sehingga membutuhkan role model. Guru sebagai pemimpin pembelajaran memiliki peran besar menjadi teladan bagi murid-muridnya. Sekolah merupakan tempat terbaik untuk membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini sekaligus meningkatkan literasi kesehatan. Lingkungan sehat harus menjadi satu kesatuan agar sekolah sehat benar-benar dapat terwujud di Kota Bogor," kata Mardi Wu.

Mr. Cosmo Indonesia Ajak Guru Peduli Lingkungan

Dalam kesempatan yang sama, Jordan Daniel, Mr. Cosmo Indonesia 2026, memperkenalkan program Continuum X, sebuah gerakan yang mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan melalui pengelolaan sampah.

Jordan menjelaskan bahwa edukasi saja tidak cukup apabila tidak diikuti dengan aksi nyata. 

Menurutnya, sampah yang selama ini dianggap sebagai masalah justru dapat menjadi peluang ekonomi apabila dikelola dengan baik.

Ia memaparkan, Continuum X memiliki tiga tahapan utama, yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan, mengajak masyarakat memilah dan mengumpulkan sampah yang masih bernilai guna, serta menjalin kerja sama dengan bank sampah agar limbah dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat.

Jordan berharap para guru dapat menjadi agen perubahan yang menularkan semangat menjaga lingkungan kepada peserta didik di sekolah.

Peserta Nikmati Beragam Layanan Kesehatan Gratis

Tak hanya menghadirkan seminar edukatif, rangkaian kegiatan juga dilengkapi berbagai layanan kesehatan bagi peserta. 

Guru-guru memperoleh kesempatan mengikuti pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan mata secara gratis, mendapatkan e-card Kimia Farma gratis selama satu tahun, potongan harga pemeriksaan laboratorium, diskon layanan kesehatan dan vaksin HPV, serta layanan pemeriksaan Pap Smear gratis bagi peserta dengan BPJS Kesehatan aktif.

Program Sekolah Sehat Dinilai Sangat Relevan

Salah seorang peserta, Iis Nilam Juwita, guru SMPN 4 Bogor, menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan program sekolah yang telah dijalankan.

Menurutnya, berbagai materi mengenai pengurangan konsumsi gula, garam, gorengan, hingga pembiasaan membawa tumbler sejalan dengan program Basreng (Bawa Selalu Ompreng) dan Cantik (Cegah Ancaman Plastik) yang diterapkan di SMPN 4 Bogor.

"Materi dari Nutrihub sangat bermanfaat untuk mendukung program Sekolah Sehat. Banyak hal yang bisa langsung kami terapkan di sekolah, mulai dari mengedukasi pola makan sehat hingga mengurangi sampah plastik. Program ini benar-benar selaras dengan kegiatan yang sudah kami jalankan di sekolah dan sangat memotivasi kami," tuturnya.

Kolaborasi Bangun Generasi Sehat dari Sekolah

Melalui kegiatan Saturday Health Talk for Teacher, IGI Kota Bogor dan Nutrihub menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Polemik Tanah Wakaf Alun-Alun Empang, Pakar Hukum: Jika Pengesahan 12 Nazhir Dibatalkan, Status Kembali ke Nazhir Lama

Guru tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga menjadi figur teladan dalam menerapkan pola hidup sehat, mengendalikan konsumsi gula, garam, dan lemak, meningkatkan kesadaran terhadap pencegahan kanker, serta menggerakkan kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui langkah-langkah tersebut, budaya hidup sehat diharapkan dapat tumbuh sejak usia dini sehingga mendukung terwujudnya ekosistem Sekolah Sehat di Kota Bogor.  (Hesti Dwi Rachmawati)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#kota bogor #guru #sekolah #kanker