Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kemarau Mulai Terasa! Debit Dua Sumber Air Baku Kota Bogor Menyusut, Warga Diimbau Hemat Air

Muhamad Rifki Fauzan • Minggu, 12 Juli 2026 | 16:44 WIB
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat menyampaikan keterangan soal kekeringan. Foto: Fauzan/Radar Bogor
Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat menyampaikan keterangan soal kekeringan. Foto: Fauzan/Radar Bogor

RADAR BOGOR – Dampak musim kemarau mulai dirasakan di Kota Bogor. Debit air pada dua intake utama yang menjadi sumber air baku untuk kebutuhan masyarakat dilaporkan mengalami penurunan signifikan. Pemerintah mengimbau warga mulai menghemat penggunaan air bersih.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan penurunan debit akibat kemarau dan kekeringan terjadi di intake Katulampa serta Ciherang Pondok di aliran Sungai Cisadane.

Kondisi kekeringan akibat kemarau tersebut menjadi perhatian Pemkota Bogor, karena kedua lokasi merupakan sumber utama pasokan air yang diolah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Guru di Kota Bogor Diajak Cegah Kanker, Ini Langkah Nyatanya

Menurut Dedie, berkurangnya debit air dipengaruhi oleh perubahan iklim yang menyebabkan musim kemarau terasa lebih panjang dan intens.

Fenomena cuaca global disebut turut berkontribusi terhadap menurunnya ketersediaan air di sejumlah wilayah.

Mengantisipasi dampak yang lebih luas, Pemerintah Kota Bogor tengah menyiapkan berbagai langkah agar pasokan air bersih tetap terjaga. Salah satunya dengan mencari alternatif untuk menjaga aliran air menuju intake sehingga proses pengolahan air dapat terus berjalan.

Baca Juga: 10 Kecamatan di Bogor Mulai Dilanda Kekeringan, Pemkab Siapkan Sumur dan Normalisasi Saluran Air

Selain upaya dari pemerintah, Dedie juga mengajak masyarakat mulai menerapkan kebiasaan hemat air dalam aktivitas sehari-hari.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga ketersediaan air bersih selama musim kemarau berlangsung.

Meski debit air baku mulai menyusut, hingga saat ini Pemkot Bogor mengaku belum menerima laporan adanya warga yang mengalami krisis air bersih secara langsung.

Baca Juga: Semarak Muharam di BCC Bogor! 60 Anak Ramaikan Muharam Competition dengan Lomba Adzan hingga Fashion Show

Namun, pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi di intake Katulampa dan Ciherang Pondok agar pasokan air bagi masyarakat tetap aman.

Pemkot berharap langkah antisipasi yang dilakukan sejak dini dapat meminimalkan dampak musim kemarau, sekaligus memastikan kebutuhan air bersih warga Kota Bogor tetap terpenuhi.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#hemat air #sumber air #kota bogor #kemarau