RADAR BOGOR – Yoga semakin diminati masyarakat Kota Bogor, terutama kalangan Generasi Z.
Jika sebelumnya identik dengan orang dewasa yang ingin menjaga kesehatan, kini Yoga juga menjadi bagian dari gaya hidup anak muda.
Pelatih Yoga di Bogor, Maria Yosi, mengatakan perkembangan yoga di Kota Bogor mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Ia yang telah mengajar selama 12 tahun melihat perubahan besar dibandingkan awal 2000-an, ketika jumlah studio maupun peminat yoga masih terbatas.
"Perkembangannya mulai sangat pesat sejak 2020. Sekarang studio yoga sudah semakin banyak dan peminatnya juga meningkat, termasuk dari kalangan anak sekolah, SMA, hingga Gen Z," ujarnya kepada Radar Bogor, Sabtu 11 Juli 2026.
Menurut Maria, ketertarikan anak muda terhadap yoga awalnya dipengaruhi tren dan ajakan teman. Kehadiran media sosial juga membuat aktivitas yoga semakin dikenal luas.
Namun, seiring waktu, banyak peserta yang akhirnya menjadikan yoga sebagai rutinitas karena merasakan manfaatnya.
Baca Juga: FWHBU dan Polres Bogor Santuni 34 Anak Yatim di Ciseeng, Hadirkan Edukasi Hukum
"Awalnya mungkin ikut-ikutan karena sedang tren atau diajak teman. Setelah rutin berlatih, mereka merasakan manfaatnya sehingga akhirnya menjadi kebiasaan," katanya.
Maria menjelaskan, yoga tidak hanya berfokus pada gerakan tubuh, tetapi juga menggabungkan latihan pernapasan, fleksibilitas, dan kekuatan tubuh.
Ketiga unsur tersebut kemudian dipadukan dengan latihan konsentrasi sehingga mampu menciptakan keseimbangan antara pikiran, tubuh, dan jiwa.
Ia menuturkan, latihan yoga membantu peserta meningkatkan fokus sekaligus mengurangi stres.
Pada sesi relaksasi, peserta diajak menenangkan pikiran sehingga tubuh menjadi lebih rileks setelah menjalani aktivitas sehari-hari.
"Setelah latihan, pikiran biasanya lebih tenang dan tubuh terasa lebih segar. Banyak orang yang datang karena ingin mengurangi stres akibat pekerjaan atau kuliah," jelasnya.
Selain bermanfaat untuk kesehatan mental, yoga juga dinilai baik untuk memperbaiki postur tubuh dan meningkatkan fleksibilitas.
Baca Juga: Hadiri Puncak Harkopnas ke-79, Bupati Bogor Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Perkuat Koperasi
Menurut Maria, beberapa gerakan bahkan kerap digunakan sebagai bagian dari terapi bagi penderita gangguan tulang belakang, skoliosis, saraf kejepit, hingga migrain.
Saat ini tersedia berbagai jenis kelas yoga yang dapat dipilih sesuai kemampuan peserta, mulai dari Basic Yoga untuk pemula, Hatha Yoga, Vinyasa Yoga, hingga Ashtanga Yoga dan Power Yoga bagi peserta yang sudah berpengalaman.
Bagi masyarakat yang ingin mulai berlatih, Maria menyarankan agar tidak langsung mengikuti kelas tingkat lanjut.
"Kalau benar-benar baru, sebaiknya mulai dari kelas basic supaya memahami teknik pernapasan dan gerakan dengan benar. Sekarang mencari studio juga mudah karena sudah banyak dan bisa ditemukan melalui media sosial maupun Google," pungkasnya. (uma)
Editor : Yosep Awaludin