RADAR BOGOR - Keberadaan Bus Miniarta yang masih mengaspal ke Kota Bogor disorot. Pemkot Bogor meminta agar operasional transportasi umum itu disetop.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim menjelaskan, sebetulnya ada dua Angkutan Kota Angkutan Provinsi (AKAP) yang mengaspal ke wilayahnya.
Di antaranya Bus Pusaka dan Bus Miniarta. Dedie menyebut Bus Pusaka sendiri saat ini sudah dilarang ambil trayek atau mengaspal ke Kota Bogor.
“Yang Pusaka sudah kita setop tidak boleh lagi masuk ke Kota Bogor, tinggal ini masih ada Miniarta beberapa,” terang Dedie pada awak media.
Kebijakan penghentian operasional Bus Pusaka sendiri berada di bawah kewenangan Pemerintah Pusat. Maka Dedie minta agar langkah tersebut bisa dilakukan.
“Miniarta ada beberapa yang masih masuk ke kota. Kami minta juga, kalau sudah tidak memenuhi syarat maka tidak lagi mengaspal ke Kota Bogor,” ujarnya.
Baca Juga: Puluhan ABK Ikuti Playdate de'Lathifa, Asah Kemandirian Lewat Permainan Interaktif
Penataan tranportasi memang tengah gencar dilakukan oleh Pemkot Bogor. Mereka bahkan mendesak agar Pemprov Jabat tidak lagi mengeluarkan izin baru untuk angkot AKDP.
“Ini penting banget, kenapa, karena hampir 7 ribu angkot kabupaten menusuk ke jantung Kota Bogor. Maka saya minta untuk tidak lagi mengeluarkan izin baru,” ucapnya.
Apabila dimungkinkan, Provinsi Jawa Barat ikut menerapkan batas usia teknis AKDP yang mengaspal. Hal ini seperti yang dilakukan oleh Kota Bogor itu sendiri.
“Kami sedang berbenah. Kalau pa Gubernur, Kadishubnya tidak merespon positif tentu permasalahan kemacetan di Kota Bogor masih terus terjadi,” ujarnya.
Di Kota Bogor sendiri Pemkot sudah mulai menerapkan kebijakan batas usia teknis angkot. Armada yang sudah lebih dari 20 tahun tidak bole lagi mengaspal.
Personel Dishub Kota Bogor terus partoroli untuk melakukan penertiban. Sepanjang 30 hari, sudah ada 213 angkot tua terjaring razia oleh mereka.
“Selama 20 hari pasca penetapan Perwali tentang batas usia teknis angkutan perkotaan sudah ada 213 yang dimatikan,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin