Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor pun menyalurkan sekitar 4.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga Kedung Halang terdampak kemarau.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan, laporan kekeringan diterima dari warga Kedung Halang melalui media sosial pada Senin 13 Juli 2026 sekitar pukul 09.05 WIB.
Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) kemudian langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen.
"Setelah menerima laporan, personel langsung melakukan asesmen, berkoordinasi dengan pihak kelurahan, kecamatan, serta RT/RW setempat. Kami juga menyalurkan sekitar 4.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga," kata Dimas.
Ia menjelaskan, hasil asesmen menunjukkan kekeringan dipicu mengeringnya sumber mata air dan sumur warga.
Baca Juga: Masih Punya Kualitas, AS Roma Serius Kejar Alejandro Garnacho
Kondisi tersebut membuat puluhan keluarga kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Selain melakukan pendataan, BPBD memastikan distribusi air bersih ke warga Kedung Halang telah rampung pada Senin siang. Dimas juga turun langsung meninjau proses penanganan di lokasi.
Menurutnya, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah pasokan air bersih. BPBD akan terus memantau perkembangan di lapangan, terutama jika musim kemarau berlangsung lebih lama dan memicu kekeringan di wilayah lain.
"Sementara ini berdasarkan laporan baru itu," ujarnya saat dikonfirmasi mengenai lokasi terdampak.
BPBD juga mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan wilayah yang mulai mengalami kesulitan air bersih akibat musim kemarau.
Laporan tersebut akan menjadi dasar bagi petugas untuk melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan secepat mungkin. (uma)
Editor : Yosep Awaludin