RADAR BOGOR - Kekeringan yang melanda warga di RT 01 RW 12 Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mendistibusikan 8 ribu liter air bersih untuk dimanfaatkan oleh warga yabg terdampak kekeringan, Rabu, 15 Juli 2026.
"Hari ini kali kedua kami menerima laporan permohonan bantuan suplai air bersih dari warga RT 01 RW 12 Kelurahan Bubulak, kami melakukan intervensi dengan membawa 8.000 liter air bersih," ujar Dimas.
Ia menjelaskan, hingga proses distribusi berlangsung, sekitar 4.000 liter air telah disalurkan kepada warga yang membutuhkan.
Menurut Dimas, mayoritas warga di wilayah tersebut mengandalkan sumur sebagai sumber air bersih. Meski masih terdapat beberapa sumur yang menghasilkan air, debitnya terus menurun akibat musim kemarau.
Baca Juga: Debit Sungai Ciliwung Menyusut Imbas Musim Kemarau, Bendung Katulampa Bogor Kering
"Di beberapa rumah memang masih ada sumur yang memproduksi air, tetapi harus digali cukup dalam. Sementara mayoritas sekitar 50 kepala keluarga masih terdampak kekeringan," jelasnya.
Melihat potensi musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung, BPBD akan berkoordinasi dengan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor untuk mengkaji kemungkinan pemasangan jaringan air bersih ke kawasan tersebut.
"Kemungkinan bisa dilakukan intervensi pemasangan jaringan PDAM, namun nanti akan dikomunikasikan juga dengan pihak wilayah dan warga terkait teknis pelaksanaannya," beber Dimas.
Berdasarkan pendataan sementara, sedikitnya 50 KK di RT 01 RW 12 terdampak kekeringan. Bahkan, kondisi serupa mulai dirasakan warga RT 02 RW 12.
"Yang pasti kami dari Pemkot Bogor hadir agar warga tetap mendapatkan pasokan air bersih," pungkasnya.(bay)
Editor : Eka Rahmawati