Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Usai Revitalisasi Gedung Kemuning Gading Batal, Pemkot Bogor Kebut 9 Proyek Strategis

Fikri Rahmat Utama • Kamis, 16 Juli 2026 | 13:29 WIB
Ilustrasi proyek strategis Pemkot Bogor 2026.
Ilustrasi proyek strategis Pemkot Bogor 2026.

RADAR BOGOR –  Pemkot Bogor memastikan 9 proyek strategis tetap dilanjutkan pada 2026 setelah revitalisasi Gedung Kemuning Gading dipastikan batal dilaksanakan.

Saat ini, mayoritas proyek strategis telah memasuki tahap pengadaan, bahkan beberapa di antaranya telah memiliki pemenang tender.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Kota Bogor, Undang Sulaeman mengatakan, revitalisasi Gedung Kemuning Gading semula masuk dalam daftar 10 proyek strategis Kota Bogor.

Namun, proyek senilai Rp9 miliar itu tidak dapat dilanjutkan karena hasil kajian teknis menyatakan bangunan tersebut tidak layak direvitalisasi.

"Gedung Kemuning Gading tidak dilanjutkan dikarenakan ada tinjauan dari konsultan bahwa itu tidak layak untuk direvitalisasi," ujar Undang.

Ia menjelaskan, apabila proyek tersebut tetap akan dikerjakan, pemerintah harus menyusun kembali perencanaan sekaligus mengalokasikan anggarannya melalui APBD tahun berikutnya.

Baca Juga: Revitalisasi Gedung Kemuning Gading Kota Bogor Batal Tahun Ini, Ada Penyebabnya?

"Nilainya Rp9 miliar. Kemungkinan tidak bisa dilanjutkan dan dianggarkan kembali di tahun 2027," katanya.

Dengan batalnya revitalisasi Gedung Kemuning Gading, tersisa sembilan proyek strategis yang menjadi fokus pelaksanaan pada tahun ini.

Proyek tersebut meliputi rehabilitasi Stadion Pajajaran tahap II dengan anggaran Rp31 miliar, pembangunan GOR Bogor Barat tahap I senilai Rp6,1 miliar, pembangunan Jalan R3 lanjutan Rp20 miliar.

Kemudian pembangunan trotoar Jalan Cifor Rp2,3 miliar, revitalisasi Terminal Bubulak tahap II Rp6,3 miliar, serta pembangunan Taman Lapangan Yasmin Rp1,8 miliar.

Selain itu, terdapat pembangunan ruang kelas baru di SMPN 13 senilai Rp3,1 miliar, SDN Cilendek 1 sebesar Rp2,7 miliar, dan SDN Rancamaya 2 senilai Rp2 miliar.

Undang mengatakan sebagian besar proyek strategis tersebut telah memasuki proses pengadaan.

Bahkan, sejumlah proyek sudah memiliki pemenang tender sehingga dapat segera memasuki tahap pelaksanaan.

"Yang sudah ada pemenang tender di antaranya rehabilitasi Stadion Pajajaran tahap II, pembangunan Jalan R3, pembangunan trotoar Jalan Cifor, revitalisasi Terminal Bubulak tahap II, serta pembangunan ruang kelas baru di sejumlah sekolah," jelasnya.

Sementara itu, dua proyek yang masih berada dalam proses pengadaan adalah pembangunan Taman Lapangan Yasmin dan pembangunan GOR Bogor Barat tahap I.

"Tinggal dua yang belum, yakni pembangunan Taman Lapangan Yasmin dan GOR Bogor Barat," imbuhnya.

Baca Juga: Tumpukan Sampah di Gunung Putri Bogor Terbakar Dini Hari, Damkar Berjibaku Hampir 4 Jam

Di luar proyek strategis, Bagian PBJ Setda Kota Bogor saat ini juga menangani 83 paket tender.

Hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 36 paket telah selesai diproses, sedangkan sisanya masih berada dalam tahapan lelang.

Undang menargetkan seluruh proses pengadaan dapat diselesaikan secepatnya. Meski semula ditargetkan rampung pada Juli, perkembangan proses lelang membuat penyelesaiannya diperkirakan bergeser hingga pertengahan Agustus 2026.

"Tapi kalau melihat realisasinya, kemungkinan penyelesaiannya sampai pertengahan bulan Agustus. Setelah itu, tidak ada lagi pengajuan tender apalagi untuk pekerjaan lebih dari tiga bulan," pungkasnya. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
proyek strategis Gedung Kemuning Gading pemkot bogor